Indonesia Kekurangan Puluhan Ribu Tenaga Penyuluh Pertanian

Penyuluh pertanian memberikan penyuluhan kepada petani (dok. sekretariat kabinet)

Jakarta, Villagerspost.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia masih kekurangan lebih dari empat puluh ribu tenaga penyuluh petanian. Dia menegaskan, untuk pengawalan dan pendampingan capaian sukses pembangunan sektor pertanian diperlukan 74 ribu orang penyuluh pertanian.

Namun saat ini, tenaga penyuluh yang tersedia baru berjumlah 31.500 orang, sehingga masih membutuhkan 42.500 orang. “Sebagian dapat diisi dari THL (Tenaga Harian Lepas) lingkup Kementerian Pertanian,” katanya, Senin (11/2).

Amran menjelaskan, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan tenaga teknis pertanian lainnya yang berada di seluruh Indonesia adalah garda terdepan atas perjuangan dan dukungannya. Dengan begitu, pembangunan sektor pertanian mampu meraih sejumlah prestasi yang membanggakan.

Karena itulah, kata Amran, pemerintah membuka peluang penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). PPPK untuk jabatan Penyuluh Pertanian berasal dari THL dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian, Tenaga Kontrak Pendamping (TKP) Perkebunan, Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman Pengamat Hama Penyakit (POPT-PHP), Penyelia Mitra Tani dan Inseminator, dengan kompetensi Pendidikan Bidang Pertanian.

Tahapan Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK Tahap I hanya diperuntukan bagi jabatan guru, tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian. Tahapan Pengadaan ASN PPPK dimulai sejak 10 hingga 16 Februari 2019 untuk pendaftaran, pelaksanaan tes 23-24 Februari 2019. Sedangkan hasilnya akan diumumkan pada 1 Maret 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Amran meminta, THL lingkup Kementerian Pertanian yang saat ini bekerja di seluruh kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. “Untuk Jabatan penyuluh pertanian kami telah mengusulkan 17.691 orang THL lingkup Kementerian Pertanian dan dari hasil validasi ternyata yang memenuhi persyaratan sebanyak 14.924 orang,” ujarnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *