Indonesia Spice Up The World, Kemendesa Lakukan Pemetaan Komoditas Unggulan Desa

Rempah-rempah Indonesia (dok. kemendikbud)

Jakarta, Villagerspost.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) akan melakukan pemetaan terkait komoditas dan produk unggulan di desa-desa seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan dalam rangka menyukseskan rencana aksi Indonesia Spice Up The World.

“Kami mendapat tugas untuk melakukan pemetaan komoditas dan produk unggulan (ekspor kuliner dan bumbu) yang akan kita lakukan,” kata Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, dalam rapat koordinasi terkait pelaksanaan program tersebut, Kamis (29/4).

Halim memaparkan, sampai saat ini setidaknya sudah ada 338 desa memiliki produk unggulan rempah-rempah seperti halnya cengkeh, jahe, kapulaga, kayu manis, kemiri, kunyit, kencur, lada, pala, pinang, sereh, vanila, dan kenari.

Dengan potensi sedemikian rupa, menurut Halim, BUMDes dapat bekerja sama dengan offtaker termasuk eksportir untuk melatih warga, meningkatkan produksi dan memasarkan rempah-rempah dari desa.

Data yang ada menunjukkan ekspor komoditas vanila organik yang berasal dari Kabupaten Alor, NTT, sudah mencapai 1,65 ton dengan tujuan Jerman dan Amerika Serikat.

Sedangkan untuk komoditas selai kenari speculaas yang juga berasal dari Kabupaten Alor, NTT, total ekspornya mencapai 2 ton per bulan dengan tujuan Amerika Serikat.

“Akan terus kita lakukan pendampingan dan nanti akan kita koordinasikan dengan kementerian/lembaga agar produk-produk unggulan yang terkait dengan kebutuhan untuk ekspor maupun kebutuhan untuk lokal terkait dengan membumbui dunia itu bisa kita support dari desa,” ungkap Halim.

Halim menilai, upaya pemetaan produk unggulan desa ini, dengan SDGs Desa goals ke lima belas, yakni desa peduli lingkungan darat, serta SDGs Desa goals ke tujuh belas, kemitraan untuk pembangunan desa.

“Untuk goals ke tujuh belas, akan terdapat kerja sama desa dengan desa lain, pihak ketiga, dan lembaga internasional. Selain itu, komoditas desa yang diekspor juga akan meningkat,” tegas Halim.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *