Kasuga Ekspor Perdana Kopi Garut ke Taiwan

Berbagai jenis kopi Indonesia tersaji di lapak kedai Tukang Kopi Bali. (foto: rizaldi abror doc. balisoulmate)

Jakarta, Villagerspost.com – Kelompok petani kopi binaan Kopi Asli Urang Garut (KASUGA) melakukan ekspor kopi perdana ke Taiwan. Ekspor kopi sejumlah 15 ton itu, diharapkan akan menjadi tolok ukur dan penyemangat bagi petani kopi lainnya.

Wakil Bupati Garut Helmi menjelaskan, walaupun ekspor perdana yang dilakukan baru 15 ton, kedepannya dapat meningkatkan permintaan dan tersebar ke beberapa negara lainnya seperti Ukraina, Dubai, Amerika, Eropa, dan negara lainnya. “Untuk perdana ini baru 15 ton untuk kedepan sudah ada beberapa negara untuk dilakukan ekspor ada 7 ton, 40 ton semoga kita dapat memenuhi akses dan berkelanjutan,” katanya, saat melepas ekspor perdana itu, Jumat (13/7) lalu.

Helmi menambahkan, kopi dari Kabupaten Garut berbeda dengan kopi lainnya. Kopi Garut memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi aroma dan rasa dari kopi Garut. “Memiliki karakter yang seimbang ini merupakan potensi yang bisa menjadikan ekspor Negara Indonesia lebih baik dan banyak diminati negara tetangga,” ungkapnya.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian Kementerian Pertanian Dedi Junaedi menjelaskan, ekspor kopi Garut perdana ini menjadikan tolak ukur untuk memajukan kopi Kab. Garut. Terlebih, selain ekspor ke Taiwan akan ada ekspor susulan ke negara lainnya.

“Momentum ini sangat penting bagi (Kementan) untuk mendukung ekspor perdana ke Taiwan dan selanjutnya ada permintaan lagi ke Ukraina. Luar biasa peran petani Kab. Garut, pemerintah akan terus memberikan dukungan dan semangat,” tegasnya.

Menurut Dedi, kopi merupakan komoditas startegis dan yang telah menjadi prioritas Kementan. Namun, dalam hal dana yang dikeluarkan dari APBN terbilang kecil, sehingga perlu adanya himpunan dana dari setiap kelompok tani dan juga pelaku usaha.

Pemerintah pusat akan membuat sistem perekonomian yang berlembaga dimana petani dapat bergabung dengan kelompok tani dan dapat membangun koperasi. “Program ini akan digali dan didorong, pemerintah sangat mendukung karena tugas pemerintah membuat ekonomi yang berlembaga,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kelompok Binaan KASUGA Christian menyatakan, petani Kabupaten Garut dapat melaksanakan ekspor kopi untuk pertama kalinya berkat kerja sama dari semua pihak baik pemerintah daerah maupun pusat. “Terima kasih kepada dinas terkait yang telah memberikan dukungan untuk dapat ekspor kopi petani. Hal tersebut, juga dapat memajukan perkebunan kopi petani Kabupaten Garut,” tegasnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *