Ke Pasar Senen, Mendag Pastikan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok Terkendali

Peagang cabai di pasar tradisional (dok. pemkot depok)

Jakarta, Villagerspost.com – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memastikan harga dan pasokan pangan serta bahan pokok untuk tiga bulan ke depan aman dan terkendali. Hal itu disampaikan Agus saat melakukan pemantauan harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Senen, Jakarta, bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Senin (3/2).

“Hasil pantauan pagi ini menunjukkan harga stabil dan stok bapok aman. Semua jenis bapok tersedia dan tidak ada kekurangan,” kata Agus.

Dari hasil pemantauan diketahui, harga beras premium saat ini berada pada angka Rp12 ribu per kilogram. Telur ayam ras berada di harga Rp21 ribu per kilogram, sementara harga bawang merah mencapai Rp28 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

Harga bawang putih mencapai Rp35 ribu per kilogram, cabai merah keriting Rp70 ribu—80 ribu/kg, cabai merah besar Rp80 ribu—90 ribu, daging ayam ras Rp29 ribu/kg, dan daging sapi Rp110 ribu/kg. “Selain memantau harga dan ketersediaan bapok, saya juga harus memastikan agar semua alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya menunjukkan hasil yang sesuai dengan standar metrologi. Sehingga, konsumen tidak dirugikan, baik dari kuantitas maupun kualitas,” tegas Mendag.

Agus Suparmanto menambahkan, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian akan terus bersinergi dalam melakukan upaya menjaga stabilitas harga bapok dan menjaga ketersediaan stok di masyarakat. “Dari hasil koordinasi dengan Kementerian Pertanian, dapat kami pastikan pasokan pangan untuk tiga bulan ke depan cukup. Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir dalam memenuhi kebutuhannya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sejumlah harga komoditas meningkat cukup tajam memasuki awal bulan Februari ini. Komoditas yang melonjak naik terutama adalah cabai baik cabai rawit maupun cabai merah. Untuk cabai rawit hijau, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, Rp47.900 per kilogram atau ada kenaikan sebesar 8,25 persen dari harga sebelumnya yaitu Rp44.250 per kg.

Sementara di pasaran, harga cabai rawit hijau mencatatkan kenaikan signifikan antara 50 ribu-60 ribu per kilogram. Harga cabai merah pun mengalami kenaikan signifikan dimana rata-rata harga mencapai Rp95 ribu per kilogram.

Naiknya harga beberapa komoditas bahan pokok, terutama cabai, juga mengakibatkan naiknya angka inflasi bulan Januari 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2020 mencapai 0,39 persen. Inflasi salah satunya dipicu oleh faktor kenaikan harga pangan seperti cabai. Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, kenaikan harga cabai merah membeerikan andil andil inflasi 0,13 persen. “Sementara cabai rawit memberikan andil inflasi 0,05 persen,” ujarnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *