Kementan Diminta Fokuskan Anggaran Kesejahteraan Petani | Villagerspost.com

Kementan Diminta Fokuskan Anggaran Kesejahteraan Petani

Acara panen jagung di Sulawesi Selatan (dok. sulsel.kemenag.go.id)

Acara panen jagung di Sulawesi Selatan (dok. sulsel.kemenag.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Kementerian Pertanian termasuk kementerian yang mendapatkan pemangkasan anggaran sebesar Rp3,92 triliun demi mengurangi defisit anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. Di APBNP 2016, Kementan mendapatkan anggaran sebesar Rp27,58 triliun. Nah, untuk RAPBN 2017, Kementan juga hanya mengajukan anggaran sebesar Rp25,99 triliun.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi IV Herman Khaeron mengingatkan Kementan agar menerapkan politik anggaran yang tepat mengingat alokasi anggaran Kementan untuk 2017 akan menurun drastis. “Harus ada kebijakan politik anggaran yang tepat, karena saya yakin penurunan ini juga tidak terjadi diseluruh sektor. Kalau kita pernah mencapai puncak tertinggi penganggaran ditahun 2015 yakni sebesar Rp32 triliun, maka pada tahun ini kita dipotong menjadi Rp27 triliun,” kata Herman dalam rapat kerja dengan Kementerian Pertanian, di gedung DPR, Jakarta, Senin (13/6).

Dia juga menyatakan, harus ada upaya-upaya keras dari Kementan karena tantangan ke depan akan semakin keras dan kompetitif, dimana produktifitas itu adalah sebuah keniscayaan, karena pasti kebutuhannya semakin meningkat, tetapi lahannya justru semakin sempit. Untuk bisa memperluas lahan dibutuhkan anggaran yang cukup besar.

Kalau tantangan semakin besar tetapi perspektif anggarannya semakin turun, maka hal ini akan menjadi sebuah tantangan yang besar. “Pangan sebagai hak asasi manusia, menurut saya keberadaannya akan terancam, dan hal ini akan mengancam pada sistem ketahanan pangan nasional. Jika dibandingkan dengan sektor lainnya, semestinya masalah pangan ditempatkan pada nomor urut satu,” tandasnya.

Sementara itu, ketua Komisi IV Edhy Prabowo meminta agar Kementerian Pertanian mengurangi alokasi anggaran untuk program yang sulit dilaksanakan. Komisi IV menekankan agar Kementan mengarahkan anggarannya untuk program-program yang lebih produktif dan ekonomis, yang mengarah pada penguatan petani dan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Anggaran untuk bantuan alat dan mesin pertanian juga harus sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran,” tegas Edhy Prabowo.

Terkait pemotongan anggaran dalam APBNP 2016 sendiri, Menteri Pertanian Amran Sulaiman berjanji tidak akan mengorbankan program prioritas untuk petani. “Untuk anggaran prioritas tetap kami pertahankan, dan tidak kami potong,” ujar Amran.

Dia mengaku pihaknya tak keberatan dengan pemotongan anggaran tersebut. “Itu sudah sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, penurunan anggaran Kemtan tidak akan berdampak signifikan pada program kerja kementerian,” tegasnya. (*)

Ikuti informasi terkait isu anggaran pertanian >> di sini <<

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *