Kementan Tebar Bantuan Ribuan Ekor Sapi Brahman Cross ke Peternak

Sapi potong di peternakan sapi dalam negeri (dok. ews.kemendag.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Kementerian Pertanian tebar bantuan berupa indukan sapi jenis Brahman Cross, untuk para peternak. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita mengatakan, pihaknya sudah mendistribusikan sapi indukan tersebut 1.225 ekor ke para peternak.

“Melalui upaya ini diharapkan terjadi peningkatan share produksi daging sapi dalam negeri dan, bertambahnya usaha sapi berskala usaha komersil,” kata Ketut dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Kamis (15/11).

Ketut menegaskan, kebijakan penambahan indukan tersebut merupakan salah satu upaya mempercepat peningkatan populasi sapi di dalam negeri. Dengan penambahan indukan yang diambil dari Australia ini, secara nasional akan menambah populasi sapi indukan.

“Sekaligus akan menambah sumber input produksi sebagai investasi, dan menjadi pondasi menuju swasembada daging sapi yang dicanangkan tercapai di tahun 2022,” jelasnya.

Secara umum, total penambahan indukan tahun 2018 ditargetkan terpenuhi sebanyak 6.000 ekor dan akan didistribusikan ke peternak di 110 kabupaten/kota di 24 provinsi yang merupakan sentra sapi. Penerima sapi indukan tahun 2018, merupakan kelompok yang selektif, baik dari penyediaan sumber pakan dan pengalamannya dalam mengelola indukan.

“Target kami, pada dua tahun pemeliharaan sudah berkembang di atas 50 persen dari total awal,” ujar Ketut.

Dalam upaya peningkatan populasi, selain penambahan indukan impor¸ juga dilakukan beberapa upaya oleh Kementan yaitu di antaranya percepatan peningkatan populasi sapi melalui Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab). Kemudian, lalu penguatan tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) perbibitan dengan menghasilkan bibit sapi/kerbau yang berkualitas, serta menekan jumlah pemotongan betina produktif.

“Hal penting dan strategis juga dilakukan pemerintah untuk mendorong investor swasta untuk menginvestasikan modalnya di dunia peternakan dalam skala besar,” ucap Ketut.

Sementara itu, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Sugiono menegaskan proses pemasukan sapi indukan saat ini dilakukan oleh beberapa UPT lingkup Ditjen PKH. “Saat ini pemasukan sapi indukan sudah dilakukan oleh Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden sebanyak 1.225 ekor,’ ujarnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *