KKP Tangkap 71 Kapal Ikan Asing Dalam 10 Bulan

Penangkapan kapal ikan asing asal Malaysia oleh aparat KKP (dok. kementerian kelautan dan perikanan)

Jakarta, Villagerspost.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui tim patroli Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) telah menangkap 71 kapal ikan asing dalam kurun waktu 10 bulan belakangan ini. Terakhir, pihak PSDKP KKP menangkp dua kapal asing berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau.

Sebagai informasi, dari 71 kapal yang ditangkap sepanjang Oktober hingga Agustus 2020, 17 di antaranya merupakan kapal Indonesia. Kapal-kapal ini ditangkap terkait destructive fishing, seperti menangkap ikan dengan pengeboman dan menggunakan trawl.

“Ini upaya tidak pernah henti untuk terus mengawal kekayaan laut kita,” terang Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam konferensi pers di Kantor KKP, Rabu (26/8).

Yang menarik dari penangkapan dua kapal terakhir, lanjut Edhy, tidak ada perlawanan berarti dari anak buah kapal yang totalnya 22 orang. Padahal sebelum-sebelumnya, ABK kapal ilegal cenderung melawan dengan berusaha kabur atau melempar jaring ke kapal pengawas.

Edhy berharap, ini menjadi tanda bahwa ABK asing mengetahui bahwa tim patroli tidak main-main dalam menindak pelaku illegal fishing. Selain sudah banyak melakukan penangkapan, belum lama ini tim patroli juga terpaksa menenggelamkan satu kapal Vietnam yang melawan saat hendak ditangkap.

“Mudah-mudahan ini menjadi sinyal bahwa mereka semakin gentar, dan semakin khawatir mau masuk wilayah Indonesia,” terang Menteri Edhy.

Masifnya penangkapan kapal illegal fishing di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) akan disertai dengan penguatan peralatan. Meliputi persenjataan, teknologi pengawasan, hingga kapal-kapal pengawas.

Edhy menegaskan, penguatan peralatan dan pengawasan menjadi bukti bahwa KKP tidak akan kendor apalagi gentar dalam menjaga kekayaan laut Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran PSDKP, anak buah kapal, kapten kapal. Ini tanda kalian tidak tidur, tidak gentar, menghadapi awak kapal asing yang akan mencuri ikan di tempat kita,” ujarnya.

“Sinergi dengan Polri, Bakamla, dan TNI juga menjadi kunci keberhasilan menjaga laut Indonesia dari para pencuri ikan,” pungkasnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *