KKP Tangkap Kapal Ikan Malaysia dan Vietnam di Perairan Aceh

Kapal ikan ilegal Malaysia yang ditangkap aparat KKP (dok. kkp)

Jakarta, Villagerspost.com – Aparat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) berhasil menangkap tiga kapal nelayan asing di perairan Aceh. “Ada tiga kapal nelayan asing yang ditangkap sepanjang 2018 ini. Ketiganya ditangkap karena melakukan penangkapan ikan secara ilegal di perairan Provinsi Aceh,” ujar Kepala PSDKP Pangkalan Lampulo Basri dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Kamis (5/7).

Satu kapal berbendera Malaysia ditangkap pasa Januari lalu, sedangkan dua kapal lainnya berbendera Vietnam ditangkap pada April 2018. Basri menambahkan, kapal nelayan berbendera Malaysia tersebut digiring ke Banda Aceh. Bahkan proses hukum terhadap nahkodanya telah berlangsung pada tingkat pengadilan banding.

“Pada sebelumnya persidangan telah dilangsungkan di Pengadilan Negeri Banda Aceh, dan nahkoda mendapat hukuman membayar denda senilai Rp200 juta. Sedangkan dua kapal nelayan berbendera Vietnam, kami bawa ke Batam karena posisi saat ditangkap lebih dekat ke tempat itu dibandingkan dengan Banda Aceh. Terhadap nakhoda dan anak buah kapal sedang dalam proses hukum,” papar Basri.

Tidak hanya menangkap tiga kapal nelayan asing, kapal patroli PSDKP Pangkalan Lampulo juga turut mengamankan satu kapal nelayan luar Provinsi Aceh karena menggunakan alat tangkap berupa pukat yang dilarang. “Kapal penangkap ikan tersebut diamankan ke Sibolga, Sumatera Utara, untuk proses hukum selanjutnya, karena posisi saat ditangkap lebih dekat dibandingkan dengan pangkalan di Lampulo, Banda Aceh,” pungkas Basri.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *