KNTI Data Kelompok Nelayan Tanjungbalai dan Asahan Calon Penerima Asuransi Nelayan

Suasana acara pendataan nelayan Tanjungbalai dan Asahan calon penerima asuransi nelayan (dok. knti)

Tanjungbalai, Villagerspost.com – Ketua Umum DPP Kesatuan Nelayan Tradisional Riza Damanik menghadiri acara pendataan kelompok nelayan calon penerima asuransi nelayan yang diselenggarakan oleh KNTI Tanjungbalai dan Asaham, Sumatera Utara. Riza yang juga merupakan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI mengatakan, pendataan calon penerima asuransi nelayan ini merupakan salah satu upaya pemerintah melakukan perlindungan nelayan.

“Kita bisa bersama-sama berkumpul dalam satu acara yang begitu baik. Saya tahu persis di sekitar dua atau tiga bulan yang lalu saya berdiskusi dengan direktur perizinan dalam kaitan bagaimana negara pemerintah dalam hal ini memiliki keinginan kuat memberikan perlindungan kepada masyarakat nelayan yang salah satu cara yang akan dilakukan adalah memastikan memiliki asuransi nelayan. Apresiasi kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, sudah mencadangkan itu bisa mendapatkan akses terhadap asuransi nelayan,” ujar Riza, di acara yang dilaksanakan Sabtu (24/11).

Dalam kesempatan itu, turut hadir Walikota Tanjungbalai H.M. Syahrial, Kepala Seksi Perlindungan Nelayan KKP Diki Gumawan, Staf Ahli Komisi II DPR Abdul Ghafur Ritonga, dan Ketua DPD KNTI Tanjungbalai Muslim Panjaitan. “Saya mendukung penuh agenda kegiatan KNTI yang bermuara pada kesejahteraan pada nelayan, khususnya nelayan tradisional dan mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tinginya kepada KKP dan KNTI yang telah bersinergi dan berkoordinasi dengan baik khususnya Pemerintah Kota Tanjungbalai sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,” kata Walikota Tanjungbalai H.M. Syahrial.

Ketua KNTI Tanjungbalai dan Asahan Muslim Panjaitan juga menyampaikan rasa terimakasihnya. “Saya berharap nelayan kota Tanjungbalai dan Asahan mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan perlindungan nelayan melalui asuransi nelayan,” ujar Muslim.

KNTI melakukan kerja sama dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk pendataan asuransi untuk nelayan tradisional. Ribuan orang nelayan tradisional baik laki-laki maupun perempuan terdata sebagai yang berhak dan harus mendapatkan perlindungan asuransi nelayan, sesuai mandat UU Nomor 7 tahun 2016 tentang Perlindungan Nelayan.

Staf Ahli Komisi II DPR yang juga calon anggota DPRD Sumatera Utara Abdul Ghafur Ritonga mengatakan, pemberian asuransi nelayan ini ke depan diharapkan akan semakin memberikan jaminan kepastian pada nelayan dalam menjalankan nafkahnya yang memang penuh risiko. “Terlebih dengan terjadinya perubahan iklim, nelayan seringkali menghadapi cuaca buruk saat melaut dan menghadapi risiko keselamatan yang besar,” ujarnya kepada Villagerspost.com.

Karenanya dia juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada pihak KKP dan Kantor Staf Presiden (KSP) yang telah mengupayakan bantuan asuransi nelayan itu. “Saya tentunya berterimakasih kepada para pihak yang memungkinkan terlaksananya hal ini. Kami juga bersyukur karena sekarang nelayan yang juga merupakan binaan kami ini dengan adanya jaminan asuransi bisa lebih memberikan jaminan keamanan saat melaut dan memberikan ketenangan batin bagi keluarganya,” pungkas Ghafur.

Laporan: Tim Jurnalis Warga Tanjungbalai dan Asahan

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *