KNTI: Jaminan Sosial untuk Nelayan Bersifat Mutlak

Nelayan melaut di tengah cuaca buruk (dok. knti.or.id)
Nelayan melaut di tengah cuaca buruk (dok. knti.or.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Ketua Umum Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia Riza Damanik mengatakan, pemberian fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk nelayan adalah sangat penting. Alasannya, nelayan adalah pelaku usaha di sektor informal yang sangat rentan terhadap berbagai resiko.

Namun, disisi lain, nelayan tradisional Indonesia berkontribusi sedikitnya 70 persen dari total kebutuhan pangan perikanan domestik. Oleh sebab itu, kata Riza, pemberian fasilitas BPJS khusus kepada nelayan dan keluarganya adalah sangat diperlukan.

“Bahkan, keanggotaan BPJS harus memberikan terobosan akses terhadap perumahan yang layak, jaminan hari tua, dan beasiswa pendidikan bagi anak anak nelayan hingga ke perguruan tinggi,” katanya dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Selasa (17/11).

KNTI, kata Riza, mendorong seluruh nelayan dan pembudidaya ikan tradisional beserta anggota keluarganya diikutsertakan ke dalam fasilitas Jaminan Sosial (BPJS) dengan fasilitasi subsidi dari pemerintah. “KNTI berpandangan, bila persyaratan penerima BPJS harus memiliki kartu nelayan adalah kebijakan yang sangat keliru,” ujarnya.

Apalagi faktanya, pemerintah dari tahun-tahun sebelumnya belum berhasil mendistribusikan kartu nelayan bagi seluruh nelayan di Indonesia. “Saat ini diperkirakan tidak lebih dari 40 persen nelayan yang mengantongi kartu nelayan,” terang Riza.

Sementara itu, Sekjen KNTI Iing Rohimin mengatakan, jaminan sosial bagi nelayan adalah hal paling mendasar yang harus diselesaikan. “Barulah pemerintah dapat fokus melaksanakan pembangunan perikanan yang berkualitas,” tegasnya.

Iing menyatakan, KNTI mendukung usulan Menko Maritim untuk membentuk satu badan yang mengurus sistem logistis perikanan dan menjaga harga ikan-produk perikanan di pasar domestik.

Hari ini sebanyak 1.000 kartu BPJS Ketenagakerjaan diserahkan oleh Menko Maritim dan Direktur BPJS kepada 1.000 anggota KNTI sekaligus pemberian KUR oleh Direktur Utama BNI Achmad Baiquni. Acara dihadiri Menko Maritim Rizal Ramli, Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Dirut BNI, Bupati Indramayu, Dirjen Perikanan Tangkap KKP, dan sekitar 1.500 nelayan dan pembudidaya ikan. Acara berlangsung di Pantai Karangsong Indramayu, Jawa Barat. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *