Konawe Selatan Ditetapkan Sebagai Sumber Bibit Sapi Bali

Indukan sapi Bali (dok. provinsi kalimantan selatan)
Indukan sapi Bali (dok. provinsi kalimantan selatan)

Jakarta, Villagerspost.com – Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara kini ditetapkan sebagai wilayah sumber bibit sapi Bali. Penetapan itu dilakukan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, saat berkunjung ke kabupaten tersebut, Rabu (11/1) kemarin.

Amran menegaskan, penilaian sebuah wilayah sebagai sumber bibit ini merupakan salah satu amanah UU No. 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Hal itu juga diatur dalam dan PP No. 48/2011 tentang Sumber Daya Genetik Hewan dan Pembibitan Ternak, serta Permentan No. 48/OT.140/9/2011 juncto No. 64/Permentan/OT. 140/11/2012 tentang Perwilayahan Sumber Bibit.

“Saya ucapkan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada daerah yang mengusulkan daerahnya sebagai wilayah sumber bibit sapi. Ini upaya kita untuk mendorong produksi sapi dan daging sapi kita,” ujar Amran.

Kunjungan Amran ke Konawe Selatan sendiri bertepatan dengan acara panen pedet (anakan) sapi Bali. “Sampai saat ini sudah ditetapkan 15 wilayah sebagai sumber bibit yang berada di 14 kabupaten. Sumber bibit sapi Bali ada di 4 kabupaten yaitu Konawe Selatan, Barru, Kalungkung dan Barito Koala,” jelas Amran.

Pemerintah, kata Amran, tidak hanya fokus pada pengembangan sapi Bali, tetapi juga sapi lainnya. Pemerintah tetap akan meningkatkan kualitas sapi di seluruh wilayah sumber bibit.

“Ketersediaan bibit ternak yang berkualitas dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bibit ternak secara nasional. Seperti sapi Wegio, yang harganya bisa Rp2 miliar per ekor,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga menyambut gembira penetapan wilayahnya sebagai wilayah pengembangan sapi Bali.

“Jumlah benih Pedet sapi Bali yang dipanen ada 11.885 ekor. Tahun lalu ada 2.800 ekor dan target sapi bunting tahun ini 8.354 ekor,” ujar Bupati Surunuddin.

Bupati mengatakan pihaknya optimis target jadi wilayah pembibitan akan sukses lantaran saat ini sudah terbentuk satu kelompok sentra peternakan  rakyat dan kini dibantu 91 ekor. (*)

Ikuti informasi terkait budidaya sapi >> di sini <<

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *