Kopi Arabika Kayumas, Catat Penjualan Perdana Berstandar Fairtrade

Ilustrasi produk kopi Indonesia (dok. jabarprov.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Kopi arabika Kayumas, yang diproduksi Koperasi Serba Usaha (KSU) Surya Abadi Kayumas di Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, berhasil mewujudkan penjualan perdana kopi berstandar Fairtrade. Sejumlah 44,4 ribu kilogram kopi tersebut di ekspor ke pasar Amerika Serikat.

“Keberhasilan KSU Surya Abadi Kayumas akan direplikasi di 122 daerah tertinggal. Ini adalah contoh konket kesuksesan upaya konsolidasi hasil produksi pertanian dan sinergi stakeholders terkait. Ini sangat sejalan dengan yang dilakukan Kemendes PDTT. Semangat Gerakan Ekonomi Rakyat ini akan kita lanjutkan di tempat-tempat lain,” kata Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Samsul Widodo, dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Senin (24/4).

Dia mengungkapkan, keberhasilan tersebut merupakan sukses bersama antar para pemangku kepentingan yang terlibat. “Hal itu menjadi contoh bagi daerah-daerah lain untuk bisa mengembangkan produk unggulan di daerahnya,” tambahnya.

Sukses KSU Surya Abadi Kayumas tersebut berawal dari komitmen dan kerja keras yang dimulai sejak tahun 2003. Berawal dari salah satu permasalahan di tingkat petani kopi yaitu besarnya pengeluaran biaya perawatan pada saat musim panen jika budidaya dilakukan secara individual, maka 40 petani kopi sepakat membentuk KSU Surya Abadi Kayumas.

Koperasi tersebut fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup petani kopi yang menjadi anggotanya, baik dalam sistem manajemen pertanian maupun peningkatan ekonomi petani. Namun pada 2014-2015, koperasi cenderung pasif.

Kemudian pada tahun 2016, permasalahan yang dihadapi kian kompleks. Kuantitas dan kualitas kopi jenis arabika yang ditanam di sebelah utara lereng Gunung Ijen dengan ketinggian 1.200-1.500 mdpl semakin menurun.

Namun kemudian petani berhasil bangkit secara perlahan setelah menjalin kerja sama dengan PT Indokom Citra Persada sebagai mitra dagang koperasi. Aktivitas koperasi makin bergeliat karena ada jaminan permintaan pasar terhadap kopi yang dihasilkan koperasi.

Selain melakukan pembelian kopi sejak tahun 2006, PT Indokom Citra Persada juga memberikan dukungan dan pendampingan untuk peningkatan kualitas dan produktivitas kopi, serta pengelolaan sistem pertanian yang berkelanjutan. Hal tersebut diimbangi dengan pemberian bantuan sarana dan prasana kepada koperasi, seperti mesin pengolahan, bangunan pengolahan, bibit kopi dan tanaman penaung, serta menempatkan tim agronomis sebagai pendamping petani.

Terkait ekspor tersebut, penyerahan simbolis premium fee atas penjualan perdana kopi fairtrade sebesar Rp288 juta dilakukan di Sekretariat KSU Surya Abadi Kayumas, Senin (24/9). Kegiatan juga akan dibarengi dengan peresmian pembangunan kantor koperasi, peresmian pembangunan jalan tani, penyerahan alat-alat pertanian dari koperasi kepada Kelompok tani, serta pembagian paket sembako kepada 80 keluarga petani.

“KSU Surya Abadi Kayumas mampu menjadi ikon baru dalam gerakan ekonomi rakyat. Mereka turut berperan dalam pembangunan ekonomi desa, perluasan lapangan kerja, serta menjadi magnet baru bagi para generasi muda untuk mencintai dan terjun dalam usaha pertanian khususnya kopi,” lanjut Samsul Widodo.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *