Korem Suryakencana Kembangkan Pupuk Organik Cair Dari Sampah

Anggota TNI terjun ke sawah membantu petani (dok. kodim 0712 tegal)
Anggota TNI terjun ke sawah membantu petani (dok. kodim 0712 tegal)

Jakarta, Villagerspost.com – Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakencana, ternyata tak hanya mengurusi masalah menjaga keamanan teritorial negara saja. Para prajurit di Korem yang bermarkas di kota Bogor ini juga ternyata serius menggeluti program ketahanan pangan. Salah satunya adalah dengan membuat reaktor pembuat pupuk cair berbahan baku sampah organik masyarakat.

“Kami telah mengembangkan reaktor pupuk organik cair ini di Sukabumi dan Cianjur. Saat ini kami sedang mulai mengembangkan hal serupa di Cilendek, Kota Bogor,” kata Komandan Korem Suryakencana, Kolonel Infrantri Fulad, lewat siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Kamis (9/7).

Fulad menjelaskan, dari percobaan yang telah dilakukan di Sukabumi dan Cianjur, pupuk cair organik dari sampah ini berhasil meningkatkan produktivitas tanaman khususnya untuk komoditas beras. “Kalau dibandingkan dengan pupuk urea, padi yang diberi pupuk organik cair ini lebih tinggi hasilnya. Ini bukti bahwa sampah yang difermentasi bermanfaat bagi peningkatan produktivitas pertanian, khususnya padi,” tutur Fulad.

Padahal untuk satu hektare lahan, hanya dibutuhkan sekitar 17 liter pupuk cair organik. Fulad menambahkan, saat ini konsumsi pupuk cair organik masih digunakan di kalangan internal TNI. “Kami belum lepas ke pasar, khawatir akan melonjaknya permintaan dan kami belum siap memenuhinya,” ujarnya.

Tak hanya di bidang pertanian, Korem 061 Suryakencana juga membuktikan bahwa personel TNI ternyata mampu mengembangkan komoditas di bidang peternakan. Seperti peternakan ayam puyuh di Cianjur. “Ini bukti bahwa personel TNI mampu dan telah berhasil mengembangkan produktivitas peternakan, seperti ayam puyuh ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Fulad menambahkan, pada Jumat (10/7) mendatang, Korem 061 Suryakencana akan melakukan panen akbar di Cianjur di atas lahan seluas 300 hektare. “Kalau kawan-kawan wartawan mau hadir meliput silakan berangkat bareng kami dari Korem,” tandasnya. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *