Lagi Nelayan Indonesia Ditangkap Polisi Laut Malaysia | Villagerspost.com

Lagi Nelayan Indonesia Ditangkap Polisi Laut Malaysia

Peta kawasan selat Malaka (dok. kiara)

Peta kawasan selat Malaka (dok. kiara)

Jakarta, Villagerspost.com – Kabar buruk kembali menghampiri nelayan Indonesia asal Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kamis (10/3) enam nelayan asal wilayah tersebut ditangkap polisi laut Malaysia saat mencari ikan di kawasan perairan Selat Malaka. Informasi yang diterima Villagerspost.com, dari Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan menyebutkan, para nelayan tersebut kini ditahan di Pulau Penang, Malaysia.

Sekretaris Jenderal KIARA Abdul Halim mengatakan, pada Minggu (13/3) Burhan, orang tua dari Andika, salah satu nelayan yang ditangkap sudah berangkan menuju Malaysia. “Burhan berangkat karena ada permintaan tebusan senilai RM1.500 atau setara Rp50 juta,” kata Halim kepada Villagerspost.com, Senin (14/3).

Terkait hal ini, KIARA mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Luar Negeri, dan Badan Keamanan Laut untuk segera memberikan pendampingan hukum dan upaya diplomatik semaksimal mungkin untuk pemulangan ke-6 nelayan tradisional tersebut.

Adapun keenam nelayan yang ditangkap adalah:

1. Andika (Tekong), laki-laki, 28 thn, Nelayan, alamat Jalan Imam Bonjol, Kel. Brandan Timur Baru, Kec. Babalan, Kab. Langkat.
2. Ijal (ABK), laki-laki, 36 thn, Nelayan, alamat jalan Imam Bonjol, Kel. Brandan Timur Baru, Kec. Babalan, Kab. Langkat.
3. Dandi ( ABK ), laki-laki, 18 thn, Nelayan, alamat Jalan Imam Bonjol, Kel. Brandan Timur Baru, Kec. Babalan, Kab. Langkat.
4. Bawel (nama panggilan) (ABK), laki-laki, 35 tahun, Nelayan, Lorong Kuburan, Kel. Sei Bilah, Kec. Sei Lepan, Kab. Langkat.
5. Sasan/ nama panggilan (ABK), laki-laki, 35 thn, Nelayan, jl. Borboran kel. Sei Bilah, Kec. Sei Kepa, Kab. Langkat.
6. Belum diketahui namanya (ABK).

Sedangkan pemilik boat (tokeh) adalah Saleh. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *