Lewat Anugerah Nirwasita Tantra, KLHK Dorong Daerah Tingkatkan Anggaran Lingkungan | Villagerspost.com

Lewat Anugerah Nirwasita Tantra, KLHK Dorong Daerah Tingkatkan Anggaran Lingkungan

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar (dok. KLHK)

Jakarta, Villagerspost.com – Pemerintah daerah didorong untul dapat meningkatkan anggaran untuk program pengelolaan lingkungan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing daerah. Direktur Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) Hendri Subagyo mengatakan, keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program-program pengelolaan lingkungan salah satunya bisa dilihat dari jumlah anggaran dalam APBD.

Selain itu, hal tersebut juga dapat dilihat dari program-program pengelolaan lingkungan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Tercantumnya program-program yang berorientasi pada lingkungan hidup dalam RPJMD, ditambah dengan proporsi besaran anggaran yang cukup dalam APBD, menunjukan kepedulian Pemerintah Daerah dalam mendukung pembangunan hijau,” ujar Hendri Subagyo dalam acara penilaian akhir Nirwasita Tantra tahun 2018, Sabtu (24/11).

Dalam rangka mencari kepala daerah yang teruji green leadershipnya, KLHK melalui pemberian penghargaan Nirwasita Tantra ini ingin mengetahui kapasitas kepala daerah dan juga keharmonisannya dengan DPRD dalam merumuskan kebijakan yang pro terhadap lingkungan hidup. Hal ini penting karena semakin baiknya lingkungan hidup di sebuah daerah, maka kualitas hidup masyarakatnya semakin tinggi yang berujung ada pada semakin dekatnya tercipta masyarakat yang madani.

Dalam sesi wawancara hari terakhir dengan DPRD, terdapat 15 daerah terpilih yang lolos dalam penilaian akhir Nirwasita Tantra tahun 2018. “Ini menyiratkan, anggaran untuk pengelolaan lingkungan hidup perlu lebih ditingkatkan. Hal ini sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pembangunan hijau dan berkelanjutan,” tegas Hendri yang menjadi salah satu panelis dalam wawancara tersebut.

Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Boyolali merupakan dua diantara lima belas kabupaten yang terpilih untuk seleksi akhir Nirwasita Tantra tahun 2018. Kedua kabupaten tersebut dinilai memiliki program-program pembangunan yang mencerminkan pembangunan hijau. Namun anggaran yang dialokasikan untuk program lingkungan hidup masih tergolong rendah.

“Anggaran di dinas lingkungan hidup tahun 2019 sebesar 3,7 M, namun ada tambahannya anggaran lain di dinas PUPR yang berhubungan dengan lingkungan hidup. Jika di total ini mencapai 7-10 persen dari total APBD kabupaten Dharmasraya. Idealnya sampai 10 persen,” ujar Masrul Maas, Ketua DPRD Dharmasraya.

Dalam pemaparannya, Masrul menyatakan, pemerintah daerah memiliki program peduli lingkungan dan hutan seperti, penetapan hutan nagari dan pengakuan lubuk larangan yang akan memastikan areal hutan dan sumber-sumber air terjaga kelestariannya. Kedua program ini merupakan sebuah dukungan dari pemerintah daerah pada kearifan lokal yang bersumber dari adat istiadat setempat.

Sementara itu untuk Kabupaten Boyolali, anggaran untuk lingkungan hidup juga diakui masih rendah, namun kecenderungannya semakin meningkat setiap tahunnya. “Keberpihakan anggaran pada tahun 2018 untuk bidang lingkungan hidup sekitar 77 Miliar, jika secara proporsi hanya 2,04% dari keseluruhan APBD, namun kecenderungannya semakin meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Ribut Budi Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Boyolali.

Pemerintah daerah Kabupaten Boyolali, diakui oleh jajaran DPRD cukup inovatif dalam mendorong terbitnya peraturan daerah (Perda) tentang lingkungan, juga banyak Perda yang merupakan inisiatif dari DPRD. Dengan visi menjadikan Kabupaten Boyolali sebagai Water City, Green City, Smart City, banyak kebijakan yang mendorong kelestarian lingkungan seperti inisiasi perda perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, pembuatan peta rawan bencana, dorongan untuk memperluas Ruang Terbuka Hijau, perlindungan mata air dan sebagainya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *