Lewat Pertanian dan Perikanan, Ekonomi Jembrana Bertahan di Masa Pandemi

Kapal perikanan di pelabuhan Benoa, Bali bersiap berangkat melaut (dok. villagerspost.com/m. agung riyadi)

Jakarta, Villagerspost.com – Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak negatif bagi banyak sektor perekonomian. Namun ternyata sektor pertanian dan perikanan justru menjadi sektor yang paling mampu bertahan di masa pandemi.

Di Kabupaten Jembrana, Bali, misalnya, dua sektor ini menjadi andalan ketika pariwisata mati suri. Kedua sektor ini masih tetap produktif dibandingkan sektor lainnya.

Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna mengatakan, dengan mengandalkan sektor pertanian dan perikanan, kabupaten tersebut lebih sedikit merasakan dampak pandemi dibandingkan dengan wilayah lainnya.

“Kondisi tersebut karena Jembrana masih memiliki sektor-sektor untuk bertahan,” ujar Patriana, saat melaksanakan panen udang vannamei di Politeknik Kelautan Perikanan (Poltek KP) Pengambengan, Sabtu (1/5).

Sektor tersebut mulai dari pertanian serta perikanan dan kelautan sebagai sektor unggulan kabupaten di bagian barat pulau dewata ini. “Di Jembrana dampaknya lebih sedikit dirasakan, dikarenakan kita masih bisa bicara masalah pertanian, perikanan,” tambahnya.

Di sektor perikanan, tambak merupakan salah satu pendorong tetap tumbuhnya sektor tersebut. “Salah satunya tambak. Sektor-sektor itu yang bertahan,” tegas Patriana

Kabupaten Jembrana sendiri, memang fokus pada penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Patriana mengatakan, potensi terletak pada sektor perikanan dan sektor pertanian.

“Kami tidak fokus pada sektor pariwisata karena kondisi Jembrana tidak seperti kabupaten lain yang banyak memiliki potensi pariwisata,” ujar Patriana.

Patriana juga menyatakan potensi Jembrana di sektor pertanian dan perkebunan cukup besar. Dengan lahan yang cukup luas serta masyarakat yang sudah terbiasa bergerak di sektor agraris. “Sehingga pertanian sangat perlu mendapat perhatian kembali,” ujarnya.

Pihaknya saat itu menyatakan juga akan menggali lagi sektor-sektor yang menjadi potensi Jembrana. “Sektor-sektor yang potensial itu akan menjadi prioritas. Misalnya sektor pertanian dan perkebunan,” papar Patriana.

Kini melalui lembaga yang ada diharapkan memaksimalkan berbagai potensi. Salah satunya Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) sebagai perguruan tinggi yang fokus bergerak pada sektor kelautan dan perikanan.

“Dengan memaksimalkan potensi yang ada di Jembrana seperti hasil tambak, budi daya perikanan hingga menambah keterampilan dengan teknologi di dalamnya diharapkan ada peningkatan hasil,” pungkasnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *