Lewat Pesantren Sinergikan Pertanian, Peternakan dan Perikanan

Pesantren berbasis pertanian di Kabupaten Kampar (dok. kabupaten kampar)

Jakarta, Villagerspost.com – Anggota Komisi IV DPR Andi Akmal Pasluddin mengatakan, pesantren bisa menjadi wadah mensinergikan program kerakyatan. Salah satunya adalah program pertanian, peternakan dan perikanan darat. Akmal mengaku, dalam kunjungannya ke beberapa wilayah di Indonesia, dia melihat banyak hal positif yang dilakukan pesantren, khususnya yang berbasis pertanian, peternakan dan perikanan tadi.

Karena itu, dia mengusulkan kepada Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar dapat memanfaatkan pesantren untuk mensinergikan program-program mereka. “Menteri Pertanian periode ini sudah setuju dan tertarik untuk mensinergikan pertanian dan peternakan di pesantren. Tinggal kementerian kelautan perlu dorongan lebih agar memberikan porsi programnya pada pengembangan perikanan darat di pesantren,” ujar Akmal, dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Rabu (8/11).

Akmal mengatakan, sinergi program pertanian dan peternakan dengan pesantren mulai gencar sejak periode presiden sebelumnya. Saat itu program andalannya antara lain Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), Lembaga Mandiri Mengakar di Masyarakat (LM3), Bantuan Sosial (Bansos Traktor, Pompa Air, ‘Rice Milling Unit’ / RMU), Penyelamatan Sapi Betina Produktif dan Unit Pengelolaan Jasa Alsintan (UPJA).

“Program-program Kementerian Pertanian sangat efektif pada implementasi pesantren karena sangat minim terjadi penyimpangan, kelalaian atau wanprestasi,” tegasnya.

Bahkan, kata Akmal, jika perlu, Kementerian Pertanian dapat mengimplementasikan program SDM Pertanian di pesantren. Sebagai contoh dapat diaplikasikan program SMD (Santri Membangun Desa), PPMD (Pemuda Penggerak Membanngun Desa), dan PMT (Penyelia Mitra Tani) pada pesantren yang memiliki basis ekonomi syari’ah.

“Saya kira DPR dan Kementan sudah banyak memiliki kesepahaman bahwa program pemerintah bidang pertanian dan peternakan bersumber dari APBN dapat berjalan di pesantren. Bahkan menteri pertanian saat ini sangat antusias meski porsi untuk program pesantren ini masih kecil,” ujarnya.

Untuk program perikanan darat, Akmal menegaskan, Menteri Kelautan dan Perikanan perlu dorongan lagi agar mampu memberikan programnya pada pesantren. Khususnya pada wilayah-wilayah tertentu, sangat baik pengembangan perikanannya.

“Saat ini budidaya perikanan darat di pesantren lebih banyak bantuan dari pemerintah daerah melalui dinas-dinas perikanannya, sedangkan alokasi dari pemerintah pusat perlu ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *