Libur Lebaran, TN Bunaken Ditutup

Kawasan Taman Nasional Bunaken dari ketinggian Manado Tua (dok. tn bunaken)

Manado, Villagerspost.com – Kawasan Taman Nasional Bunaken (TN Bunaken) ditutup sementara selama masa libur dan cuti bersama lebaran. Penutupan sementara kawasan TN Bunaken dilakukan dalam rangka upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Kepala Balai Taman Nasional Bunaken Genman Suhefti Hasibuan, S.Hut, MM menyampaikan, penutupan dilakukan terhitung sejak tanggal 12–16 Mei 2021. Kawasan yang ditutup dari kunjungan wisata alam meliputi wilayah perairan dan Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, Pulau Mantehage, Pulau Nain, Pesisir Molas-Meras dan Pesisir Poopoh-Popareng.

Penutupan kawasan TN Bunaken dilakukan berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Utara Nomor: 440/21.2415/Sekr.Ro Hukum tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadhan, Pelarangan Ibadah Rekreasi di Tempat Umum pada Peringatan Kenaikan Tuhan Yesus Kristus, dan Open House/Halal Bihalal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Tahun 2021.

Menindaklanjuti surat tersebut, pihak TN Bunaken mengeluarkan surat edaran SE.254/BTNB/TU/UM/05/2021 tanggal 11 Mei 2021, yang menetapkan penutupan kawasan TN Bunaken.

“Penutupan sementara kawasan dari kunjungan dan aktivitas wisata alam diberlakukan dalam rangka memberikan perlindungan kesehatan bagi petugas maupun masyarakat dalam kawasan Taman Nasional Bunaken,” ujar Genman, di Manado, Rabu (12/5).

Penutupan juga berguna bagi para wisatawan, mengingat antisipasi bila terjadi lonjakan wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan Taman Nasional Bunaken pada hari libur dan cuti bersama.

Sejak pandemi pengunjung ke kawasan Taman Nasional Bunaken didominasi oleh wisatawan nusantara. Pada tahun 2020 selama bulan Maret-September kawasan ditutup dari aktivitas wisata alam, dan kembali dibuka pada tanggal 12 September 2020. Sejak itu total jumlah kunjungan sampai bulan Desember mencapai 6.834 orang.

Tahun 2021 dari bulan Januari hingga awal Mei total jumlah pengunjung 3.347 orang dengan berbagai aktivitas dalam kawasan seperti diving dan snorkelling. Spot favorit yang dikunjungi antara lain Tawara dan Likuan III, beberapa mengelilingi kawasan dimulai dari Bungin Pasir Timbul Nain, Timur Bunaken dan rute terakhir di Liang Bunaken.

“Rata-rata komposisi pengunjung nusantara terdiri atas 70% dari lokal Sulawesi Utara dan 30% dari luar daerah seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Makassar,” ujar Genman.

Terkait pelayanan, masyarakat dapat secara langsung menghubungi Call Center Balai Taman Nasional Bunaken di 0821 9539 9339, jika membutuhkan informasi yang diperlukan.

“Kita sekalian berharap dapat membangun bersama-sama gerakan secara terpadu, dalam upaya penanganan dan penyelesaian berbagai persoalan terkait Covid-19,” tutup Genman.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *