Masuk Puasa, Mendag Jamin Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Bahan makanan pokok di pasar tradisional (dok. riau.go.id)

Bandung, Villagerspost.com – Memasuki bulan Ramadhan 1442 H harga barang kebutuhan pokok (bapok) stabil dan ketersediaan pasokan aman. Hal tersebut dikatakan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, saat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bapok secara langsung di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana di Bandung, Jawa Barat, hari ini, Selasa (13/4). “Kami berharap masyarakat dapat berpuasa dan menyambut lebaran dengan tenang,” kata Lutfi.

Dia menegaskan, Kementerian Perdagangan akan memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bapok di masyarakat. Dari hasil pantauan di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana di hari pertama puasa ini, secara keseluruhan harga bapok stabil dan pasokan bapok tersedia. “Secara umum, komoditas bapok di pasar tidak mengalami gejolak harga,” ujar Lutfi.

Peninjauan ke Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana ini dilakukan di hari pertama puasa untuk memastikan ketersediaan stok dan menjaga stabilitas harga bapok dari hulu. “Kami melihat ada komoditas yang harganya turun seperti cabai turun 20–25 persen dibandingkan minggu lalu dan akan terus turun sesuai masa panen cabai dan bawang,” ujarnya.

“Di Bandung ini harga beras medium dan premium lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan, harga gula cukup stabil,” tambah Lutfi.

Dari pantauan di Pasar Kosambi tercatat harga beras medium berada di harga Rp10.000–Rp11.000/kg, beras premium Rp12.000–Rp13.000/kg. Sementara, gula pasir curah Rp13.000–Rp13.500/kg, minyak goreng curah Rp13.800/liter, minyak goreng kemasan Rp14.000–Rp16.000/liter.

Daging ayam berada di harga Rp45.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, telur ayam ras Rp25.000/kg. Untuk cabai merah keriting berada di harga Rp60.000/kg, cabai merah besar Rp70.000/kg, cabai rawit merah Rp80.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, dan bawang putih honan Rp30.000/kg.

Sementara itu, di Pasar Sederhana tercatat harga beras medium Rp10.000/kg, beras premium Rp12.000/kg, gula pasir Rp13.000/kg, minyak goreng curah Rp13.500/kg, minyak goreng kemasan Rp13.500/kg.

Kemudian, daging ayam Rp40.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, dan telur ayam ras Rp25.000/kg. Cabai merah keriting Rp45.000/kg, cabai merah besar Rp45.000/kg, cabai rawit merah Rp70.000/kg, bawang merah Rp30.000/kg, dan bawang putih honan Rp30.000/kg.

Lutfi menyebutkan, ada kenaikan harga minyak goreng yang disebabkan adanya kenaikan harga CPO pada 2021 sebesar 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Saya akan berkoordinasi dengan industri untuk memastikan adanya suplai lebih agar harga tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

“Hal ini akan segera kita laksanakan. Sehingga, mudah-mudahan minggu depan kita dapat melihat penurunannya,” pungkas Lutfi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang ikut mendampingi Lufti menambahkan, kenaikan satu atau dua komoditas di Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana masih relatif aman dan dapat ditoleransi. Kenaikan yang terjadi pada bulan puasa ini masih dalam tingkat yang wajar karena adanya permintaan yang tinggi.

“Per hari ini, harga bapok terpantau stabil. Namun kita akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdaganga untuk memastikan kestabilan harga bapok dan ketersediaan pasokan selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri nanti,” ujar Ridwan Kamil.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *