Memasarkan Produk Pertanian di Dalam Kawasan Hutan Lewat Agrinex | Villagerspost.com

Memasarkan Produk Pertanian di Dalam Kawasan Hutan Lewat Agrinex

Poster program perhutanan sosial yang menegaskan pendayagunaan hutan untuk kepentingan rakyat (dok. kementerian koordinator perekonomian)

Jakarta, Villagerspost.com – Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus mendorong kebijakan perhutanan sosial untuk menyejahterakan masyarakat desa yang berada di sekitar kawasan hutan. Salah satunya adalah lewat upaya promosi pemasaran produk pertanian di dalam kawasan hutan melalui pameran Agrinex Indonesia’s Internasional Agribussines Expo ke-12.

Pameran yang diselenggarakan di yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta sejak 7 Septermber ini, mengambil tema “Social Agroforestry on Millenial Generation Era”. Agrinex kali ini menampilkan banyak produk-produk hasil perhutanan sosial yang selama ini sudah diinventarisasi oleh KLHK dari seluruh Indonesia.

Agrinex Expo merupakan pameran agribisnis yang bertujuan menjadikan agribisnis Indonesia menjadi pendorong daya beli masyarakat. Agrinex kali ini diikuti oleh 220 partisipan dari pelaku agrobisnis seluruh Indonesia.

“Tema Agrinex kali ini kita harapkan menjadi dorongan kuat bahwa kerja di dalam bidang pertanian sekarang ini juga bisa dilakukan di dalam kawasan hutan”, ujar Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono, dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Sabtu (8/9).

Bambang juga menjelaskan, dengan tema Social Agroforestry on Millenial Generation Era, diharapkan petani-petani muda yang ada di dalam kawasan hutan bisa semakin berkembang dan produktif. “KLHK selalu mendorong bagaimana petani ini bisa meningkatkan produktivitasnya, yaitu salah satunya dengan memberikan akses legal pengelolaan hutan baik di Jawa maupun di luar Jawa,” ujarnya.

Sementara itu Rifda Amarina selaku ketua penyelenggara Agrinex menyatakan, Agrinex adalah ekspo yang sangat lengkap karena selain pameran produk, juga ada talk show pakar atau praktisi dunia agribisnis, serta juga sebagai ajang mengangkat petani-petani dari desa tertinggal yang telah berhasil membangun dan memelihara sistem pertanian di desanya. “Agrinex bukan sekadar expo, namun ada talkshow, demo peserta, pelatihan, juga ajang memberikan apresiasi kepada petani,” ujar Rifda.

Rifda juga menjelaskan, Agrinex Expo kali ini merupakan yang terakhir diselenggarakan di JCC. Ke depan kegiatan ini akan dilaksanakan di Taman Buah Mekarsari karena Mekarsari merupakan agro park terbaik di Indonesia, ini akan menjadi ekspo pertama dengan konsep ini ujarnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *