Mencetak Wirausahawan Lokal dengan Transmigrasi

 

 

Calon transmigran belajar bertanam kopi. Pemerintah berharap transmigrasi ciptakan wirausahawan lokal (jabaprov.go.id)
Calon transmigran belajar bertanam kopi. Pemerintah berharap transmigrasi ciptakan wirausahawan lokal (jabaprov.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Program transmigrasi yang sudah dilaksanakan sejak era Orde Baru oleh Presiden Soeharto memang bukan sekadar program untuk mengurangi kepadatan penduduk di Jawa. Program transmigrasi dijalankan juga bukan sekadar untuk membuka lahan pertanian baru di luar Jawa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar mengatakan, setidaknya ada tiga manfaan vital dari program transmigrasi yang kini tengah digalakkan kembali oleh pemerintah. Salah satu manfaat transmigrasi, adalah untuk mencetak wirausahawan lokal dengan memanfaatkan potensi desa setempat.

Tumbuhnya wirausahawan lokal ini diharapkan mampu untuk menyerap tenaga kerja di kawasan transmigrasi. Dengan demikian, transmigrasi juga diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

“Transmigrasi merupakan salah satu solusi untuk memberikan jalan keluar bagi para pengangguran di Indonesia. Gerakan wirausahawan di kawasan transmigrasi menjadi bagian utuh dari upaya kita untuk menggerakkan wirausahawan-wirausahawan dan sekaigus para entrepreneur secara nasional,” kata Marwan seperti dikutip kemendesa.go.id, Rabu (9/9).

Selain untuk menumbuhkan wirausahawan lokal dan mengurangi pengangguran, transmigrasi juga diharapkan dapat menjadi dapur pacu dalam menggerakkan ekonomi secara lokal, regional, maupun nasional. Para transmigran yang berhasil dalam mengolah lahan pertanian yang disediakan, kata Marwan, selama ini telah membantu penguatan ekonomi nasional.

“Banyak para transmigran yang sukses telah membantu perekonomian kita di daerah transmigrasi. Dan dengan membantu ekonomi di daerah transmigrasi juga telah membantu ekonomi nasional,” papar Marwan.

Kemudian, program transmigrasi juga dinilai bermanfaat dalam membentuk solidaritas serta penguatan sosial antar bangsa.

“Semangat kita untuk membangun negeri ini dapat ditumbuhkan melalui transmigrasi. Masyarakat suatu daerah bisa berbaur dengan masyarakat lainnya untuk bersama-sama membangun bangsa yang kita cintai. Semangat persaudaraan ini tumbuh dalam program transmigrasi,” ujar Marwan.

Marwan memang berharap program transmigrasi yang sedang kembali digalakkan pemerintah ini dapat ikut menumbuhkan perekonomian di level nasional. Para transmigran diharapkan tidak sekadar menjadi petani pengolah lahan, tetapi juga bertransformasi menjadi wirausahawan.

Dengan demikian, maka status transmigran akan lebih tinggi ketimbang menjadi Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri yang banyak dirundung masalah.

“Proses pengiriman TKI baik yang legal maupun yang illegal nasibnya semakin hari semakin tidak membahagiakan. Oleh karena itu saya serukan sekali lagi bahwa transmigrasi adalah salah satu solusi untuk memberikan jalan keluar bagi pengangguran di Indonesia yang kita cintai,” tegas Marwan.

Marwan mengatakan, demi mendorong para transmigran menjadi wirausahawan, pemerintah akan mensupport dengan memberikan dukungan penuh kepada para wirausahawan di kawasan transmigrasi yang menjadi bagian terpenting yang harus kita sosialisasikan.

“Sekali lagi, gerakan transmigrasi menjadi bagian untuh untuk menggerakkan wirausahawan dan para interpreuner secara profesional,” janji Marwan. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *