Mendes PDTT Ingin Dana Desa Dikelola Secara Digital

Skema penyaluran dana desa (dok. kementerian keuangan)

Jakarta, Villagerspost.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar berharap, ke depan dana desa bakal dikelola secara digital. Hal itu disampaikan Halim, saat menjadi pembicara dala, webinar Tadarus Anggaran I dengan tema “SDGS Desa: Jalan Menuju Kesejahteraan Warga Desa” yang dilaksanakan Seknas FITRA, Rabu (21/4).

“Nantinya Dana Desa itu dikelola secara digital hingga jejak penggunaannya lebih jelas. Saya kampanyekan saat pembagian BLT Dana Desa, jika dilakukan secara digital maka warga bisa menyimpan uangnya lebih aman dan tidak merepotkan,” ujar Halim.

Halim ingin pengelolaan dana desa dilakukan secara digital atau cashless agar berbagai permasalahan yang dihadapi oleh kepala desa sejak awal sudah bisa diantisipasi karena jejak digital penggunaan anggarannya jelas.

“Tinggal nantinya dirumuskan model pertanggungjawaban yang sederhana,” kata Gus Menteri.

Untuk itu, ujar dia, saat ini Kemendes PDTT sedang lakukan pemutakhiran data desa agar data-data mikro bisa terbuka yang nantinya semua kebijakan pembangunan di desa sudah berbasis data, tidak lagi berbasis kemauan.

Halim mengatakan, Data SDGs Desa mengenai kondisi desa, harus bisa diakses oleh siapa pun. “Kemendes ingin semua data ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembangunan di desa,” tegasnya.

Jika data desa sudah bagus dan selalu ter-update maka secara agregatif, pemerintah daerah bisa lakukan intervensi APBD dengan tepat untuk pewujudan Desa Sejahtera, Makmur dan sebagainya.

“Dijamin tidak akan tumpah tindih anggaran untuk pembangunan di desa nantinya,” kata Halim.

Halim juga menginginkan agar dana desa lebih fokus untuk penanganan program sesuai dengan permasalahan yang ada di desa dan yang berhubungan dengan peningkatan ekonomi atau peningkatan SDM.

“Dengan berbasis data di SDGs Desa maka kepala desa miliki gambaran untuk menyelesaikan permasalahan di desa dengan gunakan dana desa hingga pertanggungjawabannya akan lebih mudah,” pungkas Halim.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *