Mendes PDTT Minta Desa-Desa Wisata Segera Dibuka

Umbul Ponggok, salah satu kawasan wisata yang dikelola oleh BUMDes Tirta Mandiri (dok.jurangjero.desa.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meminta desa-desa wisata agar segera dibuka kembali. Dengan dibukanya kembali desa-desa wisata, diharapkan bisa untuk menghidupkan kembali geliat ekonomi di desa.

“Saya berharap awal Juli ini, desa-desa wisata yang ada di bawah naungan BUMDes atau di bawah pengelolaan desa, saya minta untuk segera dibuka kembali. Karena memang semua tujuan wisata sudah mulai dibuka, mall-mall juga sudah mulai di buka, yang penting adalah penerapan protokol kesehatan secara ketat,” kata Halim, di Jakarta, Jumat (4/7).

Pembukaan kembali desa-desa wisata diharapkan dpat menjadi upaya untuk penyiapan bantalan ekonomi dalam rangka reborn atau lonjakan kembali ekonomi desa. Dengan memanfaatkan dana desa dan menggunakan pendekatan padat karya tunai desa, kata Halim, desa-desa wisata bisa melakukan persiapan-persiapan dan penataan kembali wisata desa yang ada di bawah naungan desa maupun di bawah pengelolaan BUMDes.

“Dua minggu ini kita terus melakukan pencermatan pendalaman terhadap BUMDes-BUMDes. Pelaporan terhadap nilai transaksi BUMDes pada saat sebelum COVID-19 kemudian setelah COVID-19 ini kita minta laporannya. Kita telaah, kita lakukan pendampingan agar terjadi percepatan untuk pertumbuhan ekonomi di tingkat Desa,” papar Halim.

Oleh karena itulah, Halim menambahkan, sangat dibutuhkan apa yang disebut dengan protokol normal baru desa sebagai upaya untuk menyambut reborn ekonomi desa. “Itulah makanya, kami dari Kementerian Desa PDTT merasa sangat perlu untuk menerbitkan regulasi atau kebijakan yang bersifat panduan. Panduan bukan sesuatu yang harus dilakukan seperti itu, tetapi panduan umum yang disebut dengan protokol normal baru desa,” pungkasnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.