Menjadi Pelopor Industri Pertanian 4.0, IPB Gelar Pelatihan Penulisan bagi Dosen

Suasana pelatihan penulisan populer bagi para dosen di IPB (dok. ipb)

Bogor, Villagerspost.com – Menguatkan perannya dalam era industri pertanian 4.0 selain meluncurkan aplikasi IPB DigiTani, pada Kamis (12/12) IPB menyelenggarakan pelatihan menulis popular bagi dosen. Pelatihan yang digelar di Hotel Salak Bogor ini diikuti oleh dua puluh dosen dari berbagai jurusan di lingkup IPB.

Kepala Tani Center LPPM IPB Dr. Hermanu Triwidodo, M.Sc., mengungkapkan pelatihan ini sengaja digelar sebagai tindak lanjut peluncuran IPB DigiTani yang dilakukan Rektor IPB Prof. Dr. Arif Satria. Dengan pelatihan ini, diharapkan, kemampuan menulis popular para dosen dapat meningkat, sehingga mampu mendiseminasikan berbagai inovasi teknologi yang dihasilkan IPB lebih baik.

“Hal ini penting mengingat saat ini IPB telah memiliki aplikasi DigiTani. Dengan aplikasi ini berbagai inovasi yang ada di kampus dapat dimanfaatkan petani. Disinlah pentingnya peran dosen, sehingga petani dapat mengatasi permasalahannya,” ujar Hermanu.

Dalam pelatihan ini para peserta diajak untuk melakukan praktik langsung bagaimana menulis berbagai temuannya ke dalam bentuk yang popular. Hadir sebagai narasumber, Mohammad Akbar, jurnalis Rebulika yang memberikan panduan bagaimana menulis yang ‘renyah” untuk dinikmati pembaca, terutama petani.

Selain dikenalkan pada teknik penulisan straight news, para peserta juga diajak untuk mempelajari cara menulis artikel dan opini. Peserta mendapatkan teori dasar menulis popular dan sekaligus coaching dari narasumber pada pelatihan ini

Supriyanto, dosen fakultas teknologi pertanian, peserta pelatihan, mengapresiasi adanya pelatihan ini. “Pelatihan ini sangat penting untuk bisa menerjemahkan pengetahuan yang di IPB ke dalam bahasa yang mudah dipahami masyarakat luas,” terangnya.

Pelatihan ini merupakan program rutin yang dilakukan Tani Center LPPM. Kegiatan ini mendapat dukungan yang baik oleh berbagai departemen dan pusat penelitian di lingkup IPB. “Dengan semakin banyak dosen yang terlibat kami berharap, cita cita IPB untuk lebih berperan mewujudkan petani Indonesia yang berdaulat dan mulia dapat terwujud,” pungkas Hermanu.

Laporan: Tim KRKP
Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *