Menteri Desa PDTT Minta Mahasiswa Lihat Peluang Ekonomi Desa | Villagerspost.com

Menteri Desa PDTT Minta Mahasiswa Lihat Peluang Ekonomi Desa

Pelibatan para calon sarjana dalam pembangunan desa (dok. setkab.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo meminta agar mahasiswa dapat melihat peluang-peluang potensi ekonomi yang ada di desa. Dengan demikian, diharapkan agar setelah menyelesaikan studi-nya di bisa menjadi pengusaha agar dapat membantu masyarakat desa dalam memberikan lapangan pekerjaan di desa.

Hal itu disampaikan Eko saat melepas ribuan mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa-desa di seluruh Indonesia, Sabtu (23/6). Para mahasiswa yang menjalani program KKN ini ada yang ditempatkan di kawasan perbatasan maupun kawasan transmigrasi serta di kawasan daerah-daerah lainnya.

“Saya berharap para mahasiswa bisa melihat peluang usaha yang ada di desa desa. Karena peluang usahanya di desa itu sangat besar,” tegas Eko.

Usaha-usaha di desa di antaranya adalah usaha pascapanen, pengelolaan desa wisata, pengelolaan distribusi yang berbasis e-commerce dan lainnya. “Jadi, saya berharap mahasiswa begitu lulus nanti bisa terjun ke masyarakat dan menjadi tenaga siap pakai yang suatu saat nanti juga bisa menjadi pengusaha yang bisa membantu masyarakat desa dalam memberikan lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Eko mengapresiasi program KKN yang diinisiasi oleh UGM karena program KKN ini bisa memberikan pendampingan kepada masyarakat desa baik di bidang administrasi, teknik sipil, pertanian, dan bidang lainnya. Termasuk bidang pemberdayaan ekonomi seperti pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pengelolaan desa wisata dan lain sebagainya.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari UGM karena salah satu dari kendala pembangunan desa adalah masalah pendidikan, masalah ketersediaan SDM. sehingga dengan adanya KKN ini mahasiswa bisa membantu melakukan pendampingan kepada masyarakat desa,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rektor UGM Panut Mulyono melaporkan, jumlah mahasiswa yang menjalani KKN pada tahun 2018 yakni sebanyak 5.992 mahasiswa. Para mahasiswa akan disebar di sejumlah desa di 34 provinsi. Dalam KKN ini, Panut Mulyono meminta kepada mahasiswa agar selalu menjaga nama baik almamater UGM dengan dedikasi dan prestasi yang tinggi.

“Selama di lokasi KKN, saya minta untuk membantu dalam membimbing masyarakat dengan kegiatan-kegiatan positif dan produktif yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa. Saya berharap program-program yang telah direncanakan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat desa,” katanya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *