Pencemaran Danau Tondano Perlu Perhatian Serius

Anggota DPR meninjau revitalisasi Danau Tondano (dok. dpr.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Danau Tondano di Provinsi Sulawesi Utara, saat ini menghadapi ancaman pencemaran dan degradasi akibat sedimentasi. Anggota Komisi VII DPR Bara Hasibuan mengatakan, kondisi ini perlu perhatian serius, khususnya dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Ancaman berupa pencemaran dan sedimentasi jika dibiarkan akan mengarah pada kerusakan ekosistem Danau Tondano secara keseluruhan. Padahal, keberadaan danau seluas 4616 hektare dengan volume air sebesar 668,6 juta meter kubik ini, sangat penting untuk menunjang kehidupan masyarakat di Kabupaten Minahasa, Manado dan lainnya.

Bara mengatakan, kerusakan terjadi akibat dari aktivitas manusia yang ada di sana. Sehingga perlu ada penanganan agar kerusakan dapat diminimalisir. “Saya menduga ini disebabkan kegiatan manusia di sana. Seperti ada penebangan hutan dan aktivitas pertanian serta kegiatan menangkap ikan di Danau Tondano. Karena kan potensi ikan di sana luar biasa,” ujar politikus PAN itu, dalam rapat kerja dengan Menteri LHK Siti Nurbaya di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (17/1).

Bara menuturkan, jika diperlukan jajaran KLHK mampu memberikan sejumlah alat yang berfungsi untuk menjaga kebersihan Danau Tondano. Karena bagaimanapun sejumlah kerusakan yang terjadi harus dikendalikan.

“Pencemarannya luar biasa. Dari semua masalahnya yang tak terkendali yakni keberadaan eceng gondok, ini perlu perhatian khusus. Bisa dipertimbangkan di LHK yakni alat untuk mengendalikan eceng gondok,” ungkap Bara.

Meski demikian, anggota DPR dari daerah pemilihan Sulawesi Utara itu, mengucapkan terima kasih kepada KLHK yang memasukkan Danau Tondano sebagai kawasan prioritas yang mendapatkan perhatian khusus di tahun 2019. KLHK, disarankan juga untuk mengajak masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Tondano untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan, sehingga KLHK tidak bekerja sendirian.

“Saya mengucapkan terima kasih karena Danau Tondano telah masuk dalam agenda prioritas. Perlu ada perhatian khusus memang. Ini penting agar soal degradasi ekosistem bisa dikurangi atau diperlambat sehingga danau bisa diperbaiki ke depan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, selain menjadi sumber air minum, Danau Tondano juga menjadi sumber bagi PLTA Tanggari dan Tonsea Lama. Air Danau Tondano juga menjadi sumber air bagi irigasi masyarakat selain menjadi obyek wisata.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *