Pengelolaan Dana Desa di Kendal Terkendala SDM | Villagerspost.com

Pengelolaan Dana Desa di Kendal Terkendala SDM

Pelatihan lembaga keuangan desa (dok. kabupaten sleman)

Jakarta, Villagerspost.com – Pengelolaan dana desa di Kabupaten Kendal terkendal kualitas SDM. Banyak aparatur desa yang belum memahami bagaimana harus mengelola dana desa untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Hal itu terungkap dalam pertemuan tim Panja Pemerintahan Desa, Komisi II DPR RI dengan Bupati Kendal Mirna Annisa, Kamis (20/4). “Tingkat pendidikan yang rendah dan kewenangan rekrutmen pendamping desa oleh Pemprov Jateng menjadi kendala peningkatan kualitas SDM pengelola dana desa,” kata Ketua tim Panja Pemerintahan Desa Al Muzzammil Yusuf.

Al Muzammil dalam sambutannya menyatakan, pihaknya ingin mendapat banyak informasi dan masukan soal penerapan UU No.6/2014 tentang Desa di Kendal. “Ini penting untuk mengetahui sejauh mana regulasi tersebut bisa dipahami dan diterapkan di desa-desa. Selalu ada kendala yang ditemukan di berbagai desa, terutama menyangkut kualitas SDM aparatur desa,” ujarnya.

Bupati Kendal Mirna Annisa sendiri mengakui, ada beberapa aturan dalam regulasi desa yang tak sesuai dengan kultur dan kemampuan aparatur maupun masyarakat desa di Kendal. Padahal, pada 2017 Kendal mendapat alokasi dana desa lebih dari Rp325 miliar yang didistribusikan ke 200-an desa. “Pengelolaan BUMDesa belum maksimal terbangun di Kendal,” kata Mirna. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *