Peringati Hari Ikan Nasional, Touchten Games -WWF Luncurkan Fishing Town

Kekayaan ikan di alut nusantara (dok. wwf/robert delfs)
Kekayaan ikan di alut nusantara (dok. wwf/robert delfs)

Jakarta, Villagerspost.com – Penasaran dengan keindahan dan kekayaan laut Indonesia? Gemar memancing namun tak punya waktu bepergian? Tak perlu khawatir, bagi pengguna telepon pintar (smartphone) berbasis android, Touchten Games didukung oleh WWF Indonesia menghadirkan permainan interaktif Fishing Town. Game tersebut diluncurkan dalam rangka perayaan Hari Ikan Nasional yang jatuh pada tanggal 21 November besok.

Roki Soeharyo, Co-founder dan Chief Operation Officer Touchten Games, yakin Fishing Town menjadi media hiburan yang edukatif bagi semua umur. Roki menjelaskan pemain Fishing Town mempunyai misi agar tokoh Lukas mendapatkan ikan dan mampu mengalahkan Bahamut, makhluk misterius dan legendaris dari laut dalam.

“Kami menyadari peran sektor perikanan dalam kehidupan kita dan perlu dikelola secara bijak. Sebagai pengembang aplikasi permainan, kami berharap Fishing Town menjadi bentuk nyata kontribusi kami untuk konservasi. Inilah motivasi Touchten Games mengembangkan Fishing Town bersama WWF-Indonesia,” ujar Roki dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Jumat (20/11).

Peluncuran game itu sendiri akan dilakukan oleh WWF Indonesia dan Touchten Games pada Sabtu (21/11). Peluncuran Fishing Town akan dimeriahkan dengan kompetisi Fishing Town di Loop Station Mahakam, Jakarta. Meski baru diluncurkan besok, Fishing Town sudah dapat diunduh di Google Play secara gratis mulai hari ini.

Dalam game tersebut, para pemain dapat menikmati peran petualangan sebagai Lukas bersama ayahnya untuk mengungkap dan menghadapi makhluk misterius dan legendaris dari laut dalam. Sambil bermain, gamers bisa menjelajahi keindahan perairan Wakatobi, Alor, Banda, Pulau Kei, Teluk Cenderawasih, Arafura, Kepulauan Komodo, Bali, Laut Jawa dan Maluku.

Dengan menyelesaikan misi di setiap tahap (level), pemain akan diberikan misi dengan tingkat kesulitan yang lebih di kawasan perairan yang baru dengan jenis dan berat ikan yang semakin beragam. “Bukan hanya itu, dengan bermain Fishing Town kita juga berkesempatan untuk mengenali dan belajar tentang lebih dari 100 jenis ikan yang hidup di perairan tersebut seperti ikan baronang, kerapu, bawal dan barakuda,” urai Roki.

Sementara itu, Koordinator Kanal Digital WWF Indonesia Aditya Aryatama menyatakan kehadiran Fishing Town menjadi modal tambahan bagi WWF Indonesia untuk menjangkau publik, khususnya generasi muda, dalam menyebarkan pesan konservasi di sektor kelautan dan perikanan.

WWF Living Blue Planet Report yang dirilis September lalu menyatakan bahwa kondisi laut beserta sumber dayanya terus menurun dalam beberapa dekade terakhir. Perubahan besar diperlukan untuk memastikan kehidupan laut yang tetap melimpah untuk memenuhi kebutuhan generasi mendatang.

“Kami percaya pesan konservasi akan lebih mudah ditangkap dan dipahami melalui media permainan. Selain bermain dan mendapat informasi, melalui Fishing Town, publik juga memiliki kesempatan untuk berkontribusi mendukung program konservasi WWF Indonesia melalui pembelian dalam aplikasi,” ujarnya. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *