Petani Kecil Gelar Gerakan Nandur Bareng Benih Karya Sendiri

Poster acara Gerakan Nandur Bareng benih karya petani kecil (dok. ab2ti)

Indramayu, Villagerspost.com – Para petani skala kecil dari se-antero nusantara akan berkumpul di Indramayu untuk melaksanakan acara “Gerakan Nandur Bareng”, pada Minggu (2/12) mendatang. Lewat gerakan ini, para petani akan menanam benih padi karya mereka sendiri, sebagai wujud kemandirian petani, salah satunya dalam penyediaan benih.

Acara tersebut merupakan hasil kerja bareng Asosiasi Bank Benih & Tekhnologi Tani Indonesia (AB2TI) dan BUMDes Desa Kalensari, Indramayu. Pendiri sekaligus Ketua AB2TI Prof. Dr. Dwi Andreas Santosa mengatakan, acara ini merupakan bentuk pelaksanaan dari Undang Undang No 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanam.

“UU tersebut telah menghantarkan petani kecil kreatif dan inovatif dalam menciptakan karya benih yang mana dahulu petani kecil hanya bisa membeli dari perusahaan benih sekarang petani kita sudah di bebaskan bahkan menciptakan karya karya benih unggul padi,” ujarnya, kepada Villagerspost.com, Selasa (27/11).

Gerakan Nandur Bareng ini juga menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk mengangkat harkat martabat masyarakat desa yang sebagian besar adalah petani dimana benih unggul adalah bagian terpenting dari budidaya pertanian agar hasil yang diperoleh petani bisa meningkatkan kesejahteraan petani. Gerakan ini juga merupakan bentuk untuk mengumpulkan dan mewadahi benih padi unggul hasil karya petani kecil pemulia padi dari seluruh Indonesia.

Menurut Kuwu Desa Kalensari H. Masroni, sekalu pengurus AB2TI gerakan tanam padi bersama ini merupakan gerakan besar di dunia pertanian Indonesia karena akan ditanam sekitar 250 jenis padi hasil pemulian petani yang akan ditanam di lahan seluas 9 hektare.

“Prof. Andreas dan Prof. Syukur (Muhammad Syukur-red) juga akan ‘turun gurung’ untuk mengawal penanaman benih-benih padi tersebut dengan memberikan tata cara budidaya, penanganan hama penyakit dan juga akan menyeleksi kembali padi-padi unggul tersebut,” ujar Masroni.

Gerakan Nandur Bareng diagendakan dengan acara Tanam Raya, dan Panen Raya dan saat ini masih dalam tahap pengumpulan benih-benih yang masuk dari berbagai daerah di Indonesia.

Untuk itu bagi para petani yang memiliki benih padi karya sendiri maupun karya orang lain hasil pemuliaan, dipersilakan ikut berpartisipasi dalam “Gerakan Nandur Bareng” di Desa Kalensari Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu.

Adapun syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut: Pertama, peserta adalah petani yang memiliki karya benih. Kedua, petani mengirimkan benih Karya Petani sebanyak 2-5 kg ke BUMDes “Berkah Mandiri” Desa Kalensari Rt/Rw. 01/01, Kec. Widasari, Kab. Indramayu 45271, HP: 081802569228 (bagi anggota AB2TI ongkos kirim akan di ganti ).

Ketiga, benih akan ditanam dalam satu luas hamparan, setiap jenis benih disediakan luas lahan 100 bata (setara 1400 meter persegi). Keempat, padi ditanam menggunakan metode budidaya konvensional dan ramah lingkungan
. Kelima, hasil akhir deskripsi benih padi Karya Petani akan dinilai dan dideskripsikan oleh para petani pemulia padi se Indonesia yang tergabung dalam AB2TI bekerjasama dengan BUMDes Kalensari.

Batas akhir pengiriman benih Karya Petani sampai tanggal 2 Desember 2018. Sementara, Panen Raya hasil Gerakan Nandur Bareng akan dilaksanakan bulan April 2019 lewat acara Festival Benih Padi Karya Petani Kecil. Info lebih lanjut bisa melalui panitia, Zaenal Mutaqien: 081802569228 (Zaenal), dan Tarsono (Tatang): 087828841444.

Laporan: Zaenal Mutaqien, Petani Muda Desa Muntur, Losarang, Indramayu, Jurnalis Warga untuk Villagerspost.com

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *