Petugas Karantina Ngurah Rai Cegah Penyelundupan Anak Orangutan

IOrangutan bergelantungan di sebuah hutan di Riau, Sumatera (dok. greenpeace)

Jakarta, Villagerspost.com – Petugas Karantina Pertanian Wilayah Kerja Bandar Udara Bandara International I Gusti Ngurah Rai, berhasil mencegah penyelundupan anak orangutan. Upaya penyelundupan itu dilakukan oleh turis asal Rusia berinisial ZA, Sabtu (23/3).

Kepala Balai Karantina Kelas I Denpasar, Drh. I Putu Terunanegara menjelaskan penyelundupan yang dilakukan ZA tergolong rapi sekaligus sadis karena anak orangutan tersebut sudah dibius sebelum dimasukkan kedalam keranjang kecil.

“Ini tergolong sadis karena dia juga memasukkan kedalam koper. Tapi kami berhasil membongkar setelah gerak geriknya mencurigakan. Jadi, rencananya tersangka akan transit di Korea karena di sana akan ditambahi lagi obat biusnya, lalu melanjutkan perjalanan ke Rusia,” katanya, dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com.

Putu mengaku sempat kaget bahkan tak berani membuka koper tersebut di ruang keberangkatan karena khawatir anak orangutan itu berperilaku agresif. Tapi berkat kesigapan semua petugas, termasuk sekuriti bandara yang berjaga di lokasi, binatang ini berhasil dievakuasi dengan baik.

“Jadi, selain karena anak orang utan ini termasuk jenis yang dilindungi, terdapat juga tokek dan kadal yang tidak disertai Health Certificate dari Karantina. Selanjutnya semuanya kami tahan,” katanya.

Sementara saat dimintai keterangan, tersangka ZA mengaku telah membeli anak orangutan ini seharga US$300 dari seseorang. Dia juga menyesal karena telah memberikan tablet bius kepada anak orangutan jantan yang masih berumur 2 tahun ini.

“Penyelundupan ini melanggar UU Karantina no 16 tahun 1992 dengan ancaman hukuman diatas 3 tahun penjara dan denda 150 juta” tandas I Putu.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *