Program Peremajaan Sawit, BPDPKS Kucurkan Rp5,34 Triliun

Suasana perkebunan sawit (dok. koalisi buruh sawit)

Jakarta, Villagerspost.com – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah mengucurkan dana sebesar Rp5,34 triliun untuk peremajaan sawit, hingga 28 Mei 2021. Hal tersebut disampaikan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan, Ditjen Perkebunan, Kementan, Dedi Junaedi, dalam webinar yang digelar Institute for Development of Economic and Finance (Indef), Senin (7/6).

Dedi berharap, peremajaan yang terus dilanjutkan mulai meningkatkan produktivitas minyak sawit. “Kinerja sawit harus dijaga dan ditingkatkan lagi daya saingnya,” kata Dedi.

Dedi memaparkan, dana sebesar itu, dipergunakan untuk kebutuhan peremajaan kebun seluas 234 ribu hektare. “Peremajaan dilakukan untuk usia pohon kelapa sawit yang sudah lebih dari 25 tahun sehingga hasil produksi bisa maksimal kembali,” ujarnya.

Program peremajaan sawit ini merupakan kelanjutan dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2019-2024.

Berbarengan dengan pelaksanaan program peremajaan sawit ini, pemerintah meminta agar pelaku usaha perkebunan kelapa sawit maupun petani swadaya bisa melakukan standardisasi lewat sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO).

Menurut Dedi, hingga 31 Desember 2020 sebanyak 750 produsen sawit telah memiliki sertifikat ISPO. Di mana, sebanyak 735 produsen di antaranya merupakan perusahaan swasta dan BUMN Holding PT Perkebunan Nusantara.

Tata kelola ISPO juga sudah diperkuat seiring terbitnya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Sawit Berkelanjutan Indonesia.

Peraturan tersebut itu melengkapi Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2020 Tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia. Dedi menegaskan, saat ini, sudah ada tujuh lembaga pelatihan ISPO dengan total auditor sebanyak 1.893 orang.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *