Puslit Kopi dan Kakao Jember Lahirkan Bibit Tahan Hama dan Cuaca Ekstrem | Villagerspost.com

Puslit Kopi dan Kakao Jember Lahirkan Bibit Tahan Hama dan Cuaca Ekstrem

Tanaman kopi Indonesia (dok. kementerian bumn)

Jakarta, Villagerspost.com – Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu mengapresiasi Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Kabupaten Jember yang mampu menghasilkan tanaman-tanaman yang tahan terhadap hama dan cuaca ekstrem. Produk andalan Puslit Kopi dan Kakao antara lain adalah pohon kopi super yang memiliki akar yang besar dan tahan terhadap hama dan cuaca yang ekstrem.

“Adanya Puslit Kopi dan Kakao di Jember ini saya berharap juga berdampak ke daerah lain, seperti bibit-bibitnya dikirim ke Medan yang juga terkenal dengan tanaman kopinya. Puslit ini sangat bagus, karena selain meneliti dan memunculkan bibit unggul tanaman, juga menciptakan petani yang kompeten melalui kemitraannya,” ujarnya, saat melakukan kunjungan kerja spesifik di Puslit Kopi dan Kakao, di Jember, Jawa Timur, Rabu (6/2).

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, Puslit Kopi dan Kakao saat ini juga banyak menghasilkan tanaman bibit unggul yang disebarkan ke petani-petani lokal di seluruh Indonesia. Selain menghasilkan bibit tanaman kopi dan kakao unggulan, Puslit Kopi dan Kakao Jember juga menciptakan alat pengolah kopi, dari mesin penggiling kopi hingga mesin roasting kopi yang sudah memiliki standar yang bagus.

“Di Puslit Kopi dan Kakao Jember ini banyak sekali produk yang dapat kita lihat. Dari beragam cokelat dan kopi yang memiliki kualitas yang sangat baik, ada juga produk olahan dari kopi dan cokelat,” tegas Gus Irawan.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryadi menuturkan, dengan adanya Puslit Kopi dan Kako Jember bisa menciptakan varietas jenis kopi dan kakao, sehingga petani dapat menanam benih-benih kopi dan kakao yang tahan terhadap hama.

“Saya sebagai Anggota DPR dapil Jember sangat bersyukur dengan adanya Puslit ini, karena selain menyerap tenaga kerja juga bisa menciptakan benih tanaman yang berkualitas,” pungkasnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *