Satu Rumah Sepuluh Sayuran, Kemandirian Pangan Ala Blok Darim Indramayu | Villagerspost.com

Satu Rumah Sepuluh Sayuran, Kemandirian Pangan Ala Blok Darim Indramayu

Acara pelatihan sekaligus pembentukan panitia desa mandiri pangan di Blok Darim, Indramayu (dok. villagerspost.com/zaenal mutaqin)

Indramayu, Villagerspost.com – Masyarakat Blok Darim di Indramayu, punya cara sendiri dalam mewujudkan kemandirian pangan. Masyarakat Blok Darim yang secara administratif “terbelah” menjadi dua administrasi desa yaitu Desa Puntang, Kecamatan Losarang dan Desa Kendayakan di Kecamatan Trisi itu, mendeklarasikan diri menjadi desa mandiri pangan pada Kamis (22/2) lalu.

Dalam rangka itu, Warga Blok Darim membentuk kepanitiaan menuju desa mandiri pangan, dengan program setiap rumah tangga menanam sepuluh sayuran. Perwakilan pemerintah dua desa untuk Blok Darim Caskiyah mengatakan, dengan semangat gotong royong, warga Blok Darim mencanangkan program swadaya dari hasil masyarakat.

“Dengan program ini, satu rumah di Blok Dari akan menanam dan menghasilkan sepuluh tanaman sayuran,” ujarnya.

Berlatih menanam dengan memanfaatkan media tanam yang ada dan pemanfaatan kotoran hewan untuk pupuk (dok. villagerspost.com/zaenal mutaqin)

Gagasan serta ide tersebut muncul dari ibu-ibu masyarakat Blok Darim untuk mensiasati harga harga kebutuhan sayuran di pasaran yang kadang tak menentu harganya. Sementara kebutuhan akan sayuran sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Caskiyah memaparkan, komoditi yang akan ditanam di tiap-tiap rumah akan ditentukan sendiri oleh masyarakat dan dikoordinasikan dengan panitia. “Pendekatan lewat kesadaran masyarakat sangat diperlukan serta melibatkan seluruh masyarakat,” ujarnya.

“Di mana untuk mensukseskan kegiatan tersebut ibu-ibu sebagai penggagas dilibatkan lebih dari 50 persen, pemuda tani 30 persen dan selebihnya didukung oleh bapak-bapak,” tambah Caskiyah.

Masyarakat diberikan semangat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan satu rumah tangga sepuluh jenis sayuran ini (dok. villagerspost.com/zaenal mutaqin)

Kegiatan pembentukan desa mandiri pangan ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Asosiasi Bank Benih Tani dan Tekhnologi Indonesia (AB2TI), bersama dengan Gerakan Petani Nusantara (GPN). Baman, dari AB2TI mengatakan, masyarakat bisa memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Blok Darim berupa barang barang bekas sampah dari limbah rumah tangga seperti bekas plastik minyak sayur, untuk media tanam.

“Pemanfaatan kotoran hewan yang selama ini belum dimanfaatkan oleh masyarakat Darim juga bisa dilakukan,” tegas Baman. Dia mengatakan, AB2TI juga sangat mendukung program tersebut dengan memberikan pelatihan serta memberikan benih secara gratis untuk komoditi yang akan di tanam oleh masyarakat Darim.

Laporan/Foto: Zaenal Mutaqin, Anggota Gerakan Petani Nusantara, Jurnalis Warga untuk Villagerspost.com

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *