Serapan APBN 2017 Bidang Kelautan dan Perikanan Mesti Diperbaiki

Nelayan tradisional bersiap melaut (dok. kementerian kelautan dan perikanan)

Jakarta, Villagerspost.com – Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan (Center of Maritime Studies for Humanities) Abdul Halim menyayangkan rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2017 Semester I pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pada periode tersebut, serapan anggaran KKP hanya mencapai 15,7%.

“Jika tidak ada perbaikan kinerja program dan penyerapan anggaran, niscaya peningkatan kesejahteraan nelayan, perempuan nelayan, pembudidaya ikan, dan petambak garam sulit tercapai,” kata Halim dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com, Senin (7/8).

Abdul Halim, mengatakan, perbaikan kinerja program dan penyerapan anggaran di Kementerian Kelautan dan Perikanan mutlak disegerakan. “Hal ini penting agar permasalahan yang masih belum terselesaikan di desa-desa pesisir, seperti peralihan alat tangkap ikan, penyelesaian kelengkapan dokumen kapal, dan perbaikan kelembagaan dan layanan perizinan perikanan di pusat maupun daerah, bisa diatasi,” tegasnya.

Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan (Agustus 2017) mencatat, APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2017 sebesar Rp9,3 triliun atau turun Rp4,5 triliun dibandingkan dengan APBN 2016. Sementara anggaran yang terealisasi baru senilai Rp1,4 triliun atau 15%.

“Jika tidak ada perbaikan di sisa waktu kurang dari 4 bulan dikarenakan adanya pembahasan RAPBN Perubahan Tahun 2017, permasalahan kelautan dan perikanan akan berlarut-larut tanpa penyelesaian. Padahal, perbaikan kesejahteraan rakyat tidak bisa ditunda. Sementara masa kerja Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo terhitung kurang dari 20 bulan,” tambah Halim.

Untuk itu, Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan kinerja anggarannya dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat pesisir agar program yang sudah direncanakan sejak tingkat desa bisa diimplementasikan demi kesejahteraan rakyat. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *