Sexy Killers: Para Capres Ditantang #BersihkanIndonesia dari Korupsi dan Polusi | Villagerspost.com

Sexy Killers: Para Capres Ditantang #BersihkanIndonesia dari Korupsi dan Polusi

Acara nonton bareng film dokumenter “Sexy Killer” bersama Greenpeace (dok. greenpeace)

Jakarta, Villagerspost.com – Bertepatan dengan debat terakhir Pilpres 2019, Sabtu (13/4), film dokumenter “Sexy Killers” dirilis ke kanal publik melalui youtube dan ditayangkan di sejumlah ground zero pembangunan PLTU batu bara. Sejak pemutaran perdana 5 April 2019 di kantor YLBHI di Jakarta, hingga kini, sedikitnya 22.000 orang di lebih dari 450 titik antusias menonton.

“Sexy Killer” adalah pesan kuat bagi Capres Jokowi dan Capres Prabowo bahwa masyarakat menuntut peralihan energi dari batu bara kotor penuh skandal ke sumber energi bersih terbarukan yang berkeadilan. Film terakhir dari Ekspedisi Indonesia Biru karya “Watchdoc” ini mengungkap bagaimana Capres Joko Widodo dan Capres Prabowo terhubung dan tersandera oleh bisnis tambang batu bara. Sumber energi listrik nasional yang menghancurkan ekonomi dan lingkungan serta menyebabkan polusi mematikan.

“Ekonomi, investasi dan kesejahteraan rakyat yang dijanjikan para capres akan menjadi omong kosong saat menyaksikan apa yang terjadi di pertambangan dan di PLTU batu bara. Bahkan sampai sekarang, tidak satu pun komitmen para calon presiden untuk mengubahnya dengan meninggalkan energi fosil yang kotor ke energi bersih terbarukan,” kata Ahmad Ashov Birry, Koordinator #BersihkanIndonesia, dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com.

Usai menonton “Sexy Killers”, sejumlah testimoni dari warga di lokasi tambang serta yang hidup di sekitar PLTU mengkonfirmasi bahwa alih-alih mensejahteraan rakyat, batu bara justru menyengsarakan dan mendorong mereka ke jurang kemiskinan. “Kami dulu hidup senang. PLTU gusur sawah. Ladang-ladang tercemar limbah batu bara. Nelayan-nelayan kini harus melaut lebih jauh karena tempat biasa sudah hancur karena pembangunan PLTU. Biaya semakin besar tapi hasil tangkapan sedikit,” kata Usman, warga Roban Timur, Batang.

Sepanjang kampanye Gerakan #BersihkanIndonesia dan roadshow nobar Sexy Killers di lebih dari 450 titik, publik semakin mengerti bahwa oligarki bisnis batu bara harus dilawan untuk mengakhiri terus tercemarnyamasa depan bangsa. Di sisi lain potensi solusi energi bersih terbarukan yang berkeadilan melimpah ruah dan ini membutuhkan kemauan politik untuk diwujudkan demi memberi keamanan, keselamatan dan kesejahteraan bagi rakyat.

“Satu-satunya jalan keluar dari ketergantungan batu bara adalah percepatan pengembangan energi bersih terbarukan, perbaikan tata kelola energi kelistrikan, penegakan hukum dan transisi energi bersih terbarukan yang berkeadilan dan berperspektif pemulihan. Anak-anak muda Indonesia serta mereka yang terpinggirkan oleh batu bara mendesak dan siap menjemput perubahan ini,” kata Jurukampanye Greenpeace untuk #BersihkanIndonesia Didit Wicaksono.

“Dominasi energi kotor batu bara harus dihentikan. Alam dan lingkungan Indonesia terlalu berharga untuk dicemari oleh kepemimpinan yang merawat oligarki batu bara. Indonesia butuh pemimpin yang mampu #BersihkanIndonesia untuk kehidupan tanpa polusi, Indonesia tanpa korupsi,” tegas Ashov Birry.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *