Stok Beras Aman, Jokowi Janji tak Impor Beras

Presiden Jokowi menghadiri panen raya bersama di Desa Trayu, Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (29/10) (dok. sekretariat kabinet)
Presiden Jokowi menghadiri panen raya bersama di Desa Trayu, Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (29/10) (dok. sekretariat kabinet)

Jakarta, Villagerspost.com – Presiden Joko Widodo mengatakan, saat ini stok beras nasional cukup aman di angka 1,98 juta ton. Angka ini jauh lebih besar dari stok tahun lalu yang hanya mencapai 1,03 juta ton. Karena itu Jokowi menjanjikan pemerintah tak akan melakukan impor beras hingga akhir tahun ini.

Hal itu disampaikan Jokowi saat saat ditanya target swasembada pangan khususnya beras, usai melakukan panen raya bersama di Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (29/10) pagi. “Saya pastikan sampai akhir tahun tidak ada impor,” jawab Presiden.

Lebih lanjut Jokowi menjelaskan, kedatangannya di lokasi persawahan di Boyolali bertujuan untuk melihat hasil dari padi varietas INPARI 32 yang diuji coba di 100 hektare lahan persawahan. Jika biasanya rata-rata panen menghasilkan 5-5,5 ton/hektare, dengan beras INPARI 32 ini dapat mencapai 10-11 ton/hektare.

“Peningkatannya memang sangat drastis sekali. Yang pertama, tahun ini memang, air melimpah. Yang kedua, saya kira memang penggunaan-penggunaan benih-benih unggul ini memberikan hasil yang baik,” kata Presiden Jokowi.

Jika uji coba sudah berhasil, lanjut Presiden, maka penanamannya akan diperluas dan dilipatkan sehingga hasil produksi nasional bisa meningkat tajam. Menurut Presiden, pemerintah juga akan fokus untuk memperbesar stok nasional, baru kemudian berbicara ke arah ekspor. Meskipun ekspor untuk kualitas yang baik juga sudah dimulai sejak tahun lalu.

Selain meninjau panen raya padi varietas INPARI 32 HDB dengan menggunakan alat Combine Harvester, Jokowi juga meninjau Minapadi Jajar Legowo Super. Hadir mendampingi dalam kunjungan kerja Presiden ke Boyolali itu antara lain Menteri Pertanian Amran Nasution, Menteri Desa PDTT Eko Sanjoyo, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jateng, dan Bupati Boyolali. (*)

Ikuti informasi terkait impor beras >> di sini <<

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published.