Susi Bakal Berlakukan Moratorium Penangkapan Ikan

Nelayan menangkap ikan dengan jaring. Susi Pudjiastuti akan berlakukan moratorium penangkapan ikan (dok. kkp.go.id)
Nelayan menangkap ikan dengan jaring. Susi Pudjiastuti akan berlakukan moratorium penangkapan ikan (dok. kkp.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan bakal memberlakukan moratorium penangkapan ikan. Menurut Menteri Kelutan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, sumber daya laut di Indonesia sudah akan habis. Dengan demikian, hal yang  dilakukan sekarang adalah melakukan budi daya ikan ketimbang melakukan penangkapan ikan.

“Harus ada keberlanjutan (sustainability) agar hasil kelautan dapat diperuntukkan bagi generasi selanjutnya,” kata Susi Pudjiastuti, dalam Lokakarya Publik bertajuk ‘Laut Masa Depan Bangsa: Kebijakan Strategis Kelautan dan Perikanan’ yang dihelat di Ballroom Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (30/9) seperti dikutip setkab.go.id.

Terkait hal itu, Susi menyampaikan, pihaknya tengah menyusun Peraturan Menteri (Permen) untuk melakukan moratorium dalam hal penangkapan ikan. Hal ini juga dilakukan oleh negara lain dalam mengantisipasi permasalahan yang sama terkait Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing.

Dalam kesempatan itu Susi Pudjiastuti juga menyampaikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan juga meminta bantuan kepada TNI Angkatan Laut untuk bekerja sama dalam menangani masalah penangkapan ikan tersebut. “Dengan koordinasi dan moratorium yang dilakukan, pasokan pertumbuhan perikanan menjadi naik,” ujarnya.

Menurut Susi, saat dirinya berkunjung ke Sabang, beberapa waktu lalu, Walikota Sabang menyampaikan bahwa sekarang ini hasil penangkapan iklan nelayan mencapai 15-20 ton per hari, dan ini sangat berpengaruh kepada perekonomian di masyarakat.

Tentunya, lanjut Susi, agar ke depan lebih baik perlu kesepahaman bersama dan dituntut untuk bekerja karena anggaran yang diperuntukkan bagi Kementerian Kelautan dan Perikanan meningkat. “Membangun, bekerja, berindustri itu bisa dilakukan untuk meningkatkan pembangunan bahari Indonesia,” kata Susi. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *