Susi Gandeng Inggris Berantas Pencurian Ikan | Villagerspost.com

Susi Gandeng Inggris Berantas Pencurian Ikan

FV Viking diledakkan di lepas pantai Pangandaran (dok. setkab.go.id)

FV Viking diledakkan di lepas pantai Pangandaran (dok. setkab.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menggandeng pemerintan Inggris untuk melakukan kerjasama dalam upaya pemberantasan pencurian ikan atau illegal fishing. Tak hanya itu, kerjasama itu juga mencakup perdagangan hasil perikanan dan pengembangan industri maritim.

Memorandum kesepakatan kerjasama itu ditandatangani Susi dan Menteri Perdagangan dan Investasi Inggris Lord Price di London, Inggris, Selasa (19/4) waktu setempat. Kerjasama ini merupakan bagian dari kerjasama bilateral antara pemerintah Indonesia dan Inggris, menyusul pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Inggris David Cameron di London, Selasa.

(Baca juga: KKP Waspada Modus Baru Pencurian Ikan)

“Inggris merupakan mitra utama Indonesia dalam perdagangan produk perikanan di pasar Eropa,” kata Susi.

Untuk diketahui, pada tahun 2013 ekspor hasil perikanan Indonesia ke Inggris mencapai US$112,63 juta. Komoditas yang diekspor antara lain tuna, cakalang, udang, kepiting, dan cumi-cumi.

“Selain itu, Inggris sangat berpotensi untuk dijadikan mitra dalam pengembangan desain dan mesin kapal, kapal pengolahan, pemanfaatan satelit untuk mendukung fungsi pengawasan, dan pembangunan galangan kapal,” kata Susi menambahkan.

Kerjasama dengan Inggris itu sendiri secara keseluruhan akan meliputi lima hal. Pertama, pertukaran informasi mengenai prosedur-prosedur yang digunakan untuk melawan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing. Kedua, mengenai riset ilmiah, observasi dan survei kelautan dan perikanan, termasuk pertukaran ahli/saintis/staf.

Ketiga, RI-Inggris menyepakati kerjasama dalam bidang konservasi dan pemanfaatan lestari sumber daya kelautan dan keanekaragaman hayati. Keempat, kerjasama mengenai sistem pengelolaan kualitas dan keamanan ikan dan produk perikanan untuk konsumsi manusia. Terakhir, kerjasama juga digagas untuk peningkatan kapasitas dalam pembangunan sumber daya manusia.

Ikuti informasi terkait pencurian ikan >> di sini <<

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *