Susi Pudjiastuti: Stok Ikan Nasional Meningkat

Ikan hasil tangkapan nelayan yang berlimpah (dok. setkab.go.id)

Jakarta, Villagerspost.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan stok ikan di laut Indonesia mengalami peningkatan dari 6,5 juta ton menjadi 12,5 juta ton. Peningkatan ini, kata Susi, terjadi sebagai dampak dari kebijakannya selama ini di bidang kelautan dan perikanan, khususnya dalam memerangi illegal fishing.

“Terbukti dengan penanganan yang benar, sekarang illegal fishing tidak ada. Stok ikan kita nambah dari 6,5 juta ton menjadi 12,5 juta ton,” ujar Susi saat memberi kuliah umum di Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (14/8).

Susi menjelaskan kenaikan stok ikan di laut tidak terlepas dari adanya kebijakan penenggelaman kapal pencuri ikan dan larangan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan seperti alat tangkap cantarang yang pemberlakuannya masih ditunda atas permintaan para nelayan. Alasan pelarangan cantrang, kata Susi, karena cantrang termasuk dalam alat tangkap yang dapat merusak populasi ikan.

“Adanya kebijakan penenggelaman kapal pencuri ikan, membuat laut Indonesia menjadi laut yang menakutkan bagi pencuri ikan karena intergritas dan kekuatan yang dimiliki Indonesia. Indonesia saat ini berada diperingkat nomor satu dalam neraca perdagangan ikan di Asia Tenggara untuk pertama kalinya selama Indonesia merdeka,” tegas Susi.

Susi mengingatkan, sektor kelautan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam pembangunan masa depan bangsa. Hal ini karena Indonesia memiliki garis pantai kedua terpanjang di dunia.

“Sayangnya, dalam beberapa dekade ini kita belum mendapatkan kesejahteraan dari laut karena memang tidak fokus dan tidak berorientasi membangun kemaritiman serta terlalu berkonsentrasi dalam membangun pertanian, kehutanan, dan justru melupakan laut,” katanya.

Karena itu, Susi mengajak seluruh stakeholder kembali memikirkan kelautan. Apa yang bisa dilakukan untuk membuat sektor kelautan Indonesia lebih maju? Menurutnya, saat ini pemerintah telah memiliki visi untuk menjadikan laut Indonesia sebagai masa depan bangsa.

Susi menegaskan, seluruh stakeholder harus memiliki komitmen yang sama untuk mendukung kebijakan pemerintah yang akan menjadikan laut Indonesia sebagai masa depan bangsa dan sebagai poros maritim dunia. “Kebijakan yang diambil untuk menjadikan laut Indonesia sebagai masa depan bangsa dan sebagai poros maritim dunia adalah dengan menenggelamkan kapal-kapal pencuri ikan di laut Indonesia,” pungkasnya.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *