Susi Tunjuk Perinus dan Perindo Jadi Bulog Perikanan

Tempat pelelangan ikan. Susi tunjuk dua BUMN jalankan fungsi Bulog Perikanan (dok. kemendagri.go.id)
Tempat pelelangan ikan. Susi tunjuk dua BUMN jalankan fungsi Bulog Perikanan (dok. kemendagri.go.id)

Jakarta Villagerspost.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menunjuk dua Badan Usaha Milik Negara untuk menjadi semacam Bulog di bidang perikanan. Kedua BUMN yang ditunjuk Susi itu adalah PT Perikanan Nusantara (Persero) dan Perum Perikanan Indonesia.

Susi mengamanatkan Perinus dan Perindo untuk menjadi perusahaan yang bertugas menyerap hasil perikanan dari para nelayan seluruh Indonesia. Tugas ini layaknya peran yang dimainkan Perum Bulog yang menyerap beras dari para petani.

“Saya kan ingin hidupkan kembali perusahaan BUMN. Untuk apa melihat perusahaan lain, toh kalau di sini ada Perinus dan Perindo untuk dijadikan bulognya perikanan Indonesia,” kata Susi, seperti dikutip kkp.go.id, Senin (30/11).

Susi menjelaskan, Perinus dan Perindo dapat memulai tugasnya dengan membantu untuk proses penampungan terlebih dahulu, bukan mengolah. Meski begitu, Susi tetap memantau kecukupan pasokan di Indonesia dengan jumlah ekspor ke luar negeri.

Susi menginginkan tetap adanya progres pada ekspor ikan dari Indonesia. “Perinus dan Perindo membantu dulu untuk menampung, tidak mengolah. Tetapi kalau ekspornya, kan tetap harus ada progres. Harus ada margin yang cukup,” papar Susi.

Untuk tahap awal, Susi meminta kedua perusahaan plat merah tersebut untuk menginventaris data aset yang dapat digunakan untuk menunjang tugasnya. “Baiknya Perindo dan Perinus menginventaris data berupa list aset yang bisa menunjang tugasnya,” lanjut Susi.

Susi pun menginginkan Perinus dan Perindo menjadi ujung tombak KKP dalam mengawal pasokan ikan di bagian timur Indonesia. “My first step di di bidang perikanan, saya minta Perinus dan Perindo menjadi ujung tombak dalam hal mengawal melimpahnya ikan di Indonesia Timur. Seperti aset Perinus yang ada di Sorong, Belitung, Lombok seperti apa? Kita perlu detail, harus ada juga proses kebersihan dan lingkungannya. Yang saya inginkan bagian timur dulu, seperi Sorong,” pungkas Susi. (*)

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *