Terus Membaik, Serapan Dana Desa 2018 Mencapai 99 Persen

Skema penyaluran dana desa (dok. kementerian keuangan)

Jakarta, Villagerspost.com – Dalam lima tahun pemerintahan Jokowi-JK, pemerintah telah menyalurkan dana desa hingga sebesar Rp257 triliun. Tidak hanya nilainya, persentase serapannya pun sangat tinggi, yaitu mencapai 99 persen pada tahun 2018 lalu, dengan jumlah dana yang dikucurkan sebesar Rp60 triliun.

“Penyerapan naik trus, tahun lalu (2018) sebesar 99 persen. Peningkatan penyerapan ini cerminan bahwa tata kelola di desa membaik. Keberhasilan dana desa pun ditentukan oleh pendampingan,” Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo saat berbicara mengenai efektivitas dana desa dalam acara Squawk Box di Studio CNBC Indonesia, Jakarta pada Kamis (31/1).

Eko mengatakan saat ini terdapat 40.000 Pendamping Desa. “Saat ini kami juga bekerjasama juga dengan Forum Pertides (Perguruan Tinggi untuk Desa) dengan 100 universitas yang setiap tahun mengirim 75 ribu mahasiswa KKN tematik untuk membantu pendampingan,” jelas Eko.

Untuk tahun ini, kata Eko, dana desa diprioritaskan untuk pembangunan Sumber Daya Manusia dan pemberdayaan ekonomi. Salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Targetnya tentunya setiap desa memiliki BUMDes. Akhir tahun ini harus 75.000 BUMDes terbangun di semua desa. Pada tahun 2017 terdapat 45.549 BUMDes. Kita beruntung, banyak dibantu BUMN sama swasta untuk melakukan pembinaan karena kuncinya adalah pendampingan. Karena kalau tidak didampingi, tidak akan jalan,” papar Eko.

Selain itu, Eko juga mengungkapkan target desa mandiri. Pada target RPJMN tahun 2015-2019 mengentaskan 5000 desa tertinggal menjadi desa berkembang. Hal tersebut sudah terpenuhi di tahun 2018 yaitu sebanyak 6.518 desa tertinggal terentaskan menjadi desa berkembang.

Kemudian, meningkatkan 2000 desa berkembang menjadi desa mandiri. Pada tahun 2018 sebanyak 2.665 desa berkembang meningkat menjadi desa mandiri. “Target mengentaskan desa tertinggal sudah tercapai, tentunya yang akan kita tingkatkan lagi yaitu jumlah desa mandiri yang mudah-mudahan tahun ini bisa nambah 1.000 lagi,” ujarnya.

Dengan adanyanya dana desa pada tahun 2019 sebanyak Rp70 triliun tersebut, diharapkan tiap desa akan mendapat dana untuk pembangunan desa sebesar Rp700 juta sampai Rp1,4 miliar. Seperti diketahui, dana desa tahun 2015 dikucurkan sebesar Rp20,67 triliun dengan penyerapan 82,72 persen. Tahun 2016 dengan dana desa Rp46,98 triliun dengan penyerapan 97,65 persen. Pada 2017 jumlah dana desa mencapai sebesar Rp60 triliun dengan penyerapan 98,54 persen.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *