TN Bunaken Gandeng Swasta Memperkuat Pengelolaan Wisata Alam | Villagerspost.com

TN Bunaken Gandeng Swasta Memperkuat Pengelolaan Wisata Alam

Penandatangan akta kerjasama antara TN Bunaken dan PT Pandu Harapan Nusa (dok. tn bunaken)

Manado, Villagerspost.com – Taman Nasional Bunaken menggandeng pihak swasta dalam upaya memperkuat sarana dan prasarana serta pengelolaan wisata alam. Penandatanganan kerja sama dengan pihak swasta yaitu PT Pandu Harapan Nusa tersebut dilaksanakan di Manado, Kamis (19/7) lalu.

Penandatangan dilaksanakan oleh Kepala Balai TN Bunaken Dr Farianna Prabandari, S.Hut, M.Si dan Special Assistant to President Director PT Pandu Harapan Nusa Eveline E Soekotjo. “Kerjasama ini sendiri akan berlangsung selama lima tahun,” kata Farianna dalam siaran pers yang diterima Villagerspost.com.

Adapun ruang lingkup perjanjian kerja sama meliputi rehabilitasi kawasan, transplantasi karang, penanganan sampah, pemberdayaan masyarakat, operasional dan pemeliharaan dermaga (jetty). Dermaga tersebut berada di Kelurahan Tongkaina, Kecamatan Bunaken, Provinsi Sulawesi Utara.

Penandatanganan kerjasama ini disaksikan oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) – Kementerian LHK dan Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Hutan Konservasi (PJLHK), Ditjen KSDAE. Hadir pula Kepala Balai KSDA Sulawesi Utara, Kepala Balai TN Bogani Nani Wartabone, Pejabat struktural Direktorat PJLHK dan staf Balai TN Bunaken, serta jajaran manajemen Grand Luley Hotel.

Farianna dalam sambutannya menyampaikan, dengan ditandatangani perjanjian kerja sama ini akan memperkuat fungsi sarana dan prasarana wisata alam dermaga (jetty) di Taman Nasional Bunaken.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak PT Pandu Harapan Nusa pengelola Grand Luley Hotel Manado atas itikad baiknya dalam menunjang kepariwisataan,” ujar Farianna.

Sementara itu, Eveline E Soekotjo, yang diberikan kuasa dalam penandatanganan perjanjian kerja sama ini, mengaku menyambut baik kegiatan ini. “Kami berharap arahan selanjutnya dari Taman Nasional Bunaken dan Ditjen KSDAE Kementerian LHK untuk dapat melakukan pemanfaatan akses kawasan dan sekitarnya dalam rangka pemeliharaan dan penggunaan fasilitas dermaga,” ujarnya.

Dirjen KSDAE Ir. Wiratno, M.Sc dalam arahannya menyampaikan, bekerja sama untuk mewujudkan pengelolaan dan pelestarian alam sangat penting. “Dan akan terasa ringan bagi kita semua menjaga lingkungan hidup ini,” ujar Wiratno.

Dengan perjanjian kerja sama ini, kata Wirtano, komunikasi harus terjalin dan diharapkan ke depan tidak akan muncul masalah. “Utamakan mutual respect, mutual trust, dan mutual benefit pada para pihak yang bekerja sama dan masyarakat,” tegasnya.

Wiratno mengingatkan agar kedua pihak membangun komunikasi baik dengan masyarakat sekitar kawasan, pemerintah, dan pemerintah daerah. “Unsur komunikasi yang paling utama adalah mendengarkan, sehingga dengan mendengar kita mampu memahami masalah yang ada,” tutur Wiratno.

“Setelah penandatanganan perjanjian kerja sama siapkan Rencana Pelaksanaan Program dan Rencana Kerja Tahunan, libatkan masyarakat jadikan mereka sebagai pelaku bukan penonton,” pungkas Wiratno.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *