Tumbuhkan Empati, Mahasiswa IPB Belajar Langsung Kepada Petani

Mahasiswa KMNU IPB menambah pengetahuan pertanian dan empati dengan belajar langsung kepada petani (dok. gpn)

Bogor, Villagerspost.com – Gerakan Petani Nusantara (GPN) bersama para mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) IPB, menggelar program belajar pertanian langsung kepada petani. Lewat program ini, para mahasiswa dikirim ke desa-desa untuk belajar bertani langsung di lapangan sekaligus bersilaturrahmi dengan para petani.

“Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini berkesempatan untuk belajar lebih jauh di beberapa bidang pertanian mengingat para petani anggota GPN memiliki fokus dan keahlian yang beragam,” kata Ketua GPN Suryo Wiyono, Sabtu (20/3).

Petani GPN begitu beragam, ada yang fokus pada pertanian organik, pembibitan kentang, perikanan, pengembangan hutan mangrove, dan agroforestri. “Mahasiswa juga dapat melihat pengorganisasian Pendidikan petani seperti pondok pesantren agroekologi, Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), dan sekolah lapangan biointensif,” ungkap Suryo.

Kegiatan belajar langsung kepada petani dilaksanakan di 13 kabupaten simpul GPN (dok. gpn)

Suryo juga berharap, proses belajar mahasiswa kepada petani dapat menumbuhkan rasa empati dan militansi kepada pertanian mengingat peran pertanian sangat vital bagi negara. “Pertanian memiliki peran penting dari segi ketersediaan pangan, peran ekologi, peran ekonomi, dan bagian dari budaya kita. Empati dan militansi pemuda terhadap pertanian perlu ditumbuhkan untuk dapat berperan positif terhadap pertanian dan petani,” ujar Suryo.

Ketua KMNU IPB Azroo Alfaqih mengungkapkan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terjun ke lapangan mengingat minimnya kesempatan belajar langsung di lapangan akibat pandemi Covid-19.

Tak hanya bertani, mahasiswa juga belajar ilmu lainnya seperti membuat perangkap hama (dok. gpn)

“Sistem perkuliahan daring membuat mahasiswa kehilangan kesempatan untuk belajar langsung di lapangan. Kegiatan ini memfasilitasi mahasiswa untuk belajar dengan petani yang lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya,” ujar Azroo saat mendampingi mahasiswa ke lapangan pada Sabtu (20/3).

Kegiatan dengan tema ‘Kembali kepada Tanah Ibu Pertiwi bersama Para Petani’ ini dilaksanakan di 13 kabupaten simpul GPN. “Kegiatan dilakukan oleh mahasiswa yang berdomisili di sekitar simpul GPN,” kata Ridwan, ketua panitia kegiatan.

“PMBP dilakukan dengan belajar langsung kepada para petani GPN di 13 kabupaten yaitu Lampung Tengah, Bandung, Bogor, Indramayu, Brebes, Kebumen, Klaten, Magelang, Temanggung, Pati, Banyuwangi, Nganjuk, dan Ponorogo,” ujar Ridwan.

Editor: M. Agung Riyadi

Facebook Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *